Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com–Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Rabu (29/1/2020). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak.
Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan mengatakan mayat pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan warga mengambang di Sungai Cisadane dekat kawasan Polres Metro Tangerang Kota pukul 03.10 WIB.
Lalu, kata dia, para petugas PMI dan BPBD menyisir kawasan tersebut sambil mengikuti arus air Sungai Cisadane.
"Kemudian disisir sampai Pintu Air 10. Dan pada pukul 07.48 WIB, mayat berhasil dievakuasi," ujarnya kepada TangerangNews.
Menurut Ade, mayat tersebut berhasil ditemukan setelah dilakukabn penyisiran sekitar lima jam. Ia menyebut mayat dievakuasi di sekitar dermaga Sari Asih Ar-Rahmah.
Ade menambahkan mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak dan mengalami pendarahan dari area hidung.
Kini, jenazah korban telah berada di RSUD Kabupaten Tangerang.
"Jenis kelamin mayatnya laki-laki. Untuk identitasnya belum diketahui. Jadi, mayat ini diduga sudah tiga hari mengambang," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews