Connect With Us

AboutTNG Sosialisasikan Kota Tangerang ke Sekolah

| Senin, 23 Februari 2015 | 18:55

AboutTNG Sosialisasikan Kota Tangerang ke Sekolah (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Melihat banyaknya para pelajar yang kurang begitu mengenal Kota Tangerang, membuat komunitas AboutTNG bergerak untuk mensosialisasikan kota akhlakul karimah tersebut.

 

Komunitas ini pun menggelar program AboutTNG Goes to School, dimana mereka mendatangi sekolah-sekolah untuk berbagi informasi seputar Kota Tangerang.

 

Program ini pertama kali digelar di SMK Negeri 2 Kota Tangerang, Jalan Veteran, Senin (23/2), dengan menghadirkan narasumber Kang Nong Kota Tangerang 2014, yakni Aldo dan Muti. Serta dari Komunitas Beatboxer Tangerang Arief Maulana

 

 Founder AboutTNG Erwin Setiawan mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan ini karena rasa khawatirnya terhadap para remaja khusus-nya pelajar yang kurang mengenal kota-nya. Menurutnya, hal ini membuat mereka kurang mencintai Kota Tangerang, sehingga enggan berkontribusi.

 

“Saya lihat mereka kurang tahu dan cuek, apa budaya-nya, apa makanan khas-nya, apa kesenian-nya. Kalau mereka tidak tahu, mereka nantinya tidak punya rasa memiliki dan mencintai kotanya sendiri. Kalau dibiarkan, Kota Tangerang nantinya tidak akan berkembang,” katanya.

 

Untuk itu, kata Erwin, dengan kegiatan ini, pihaknya mempunyai visi menjadi wadah bagi anak muda Kota Tangerang dekat dengan tempat tinggalnya dengan menumbuhkan rasa cinta, peduli dan bangga untuk menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya, serta ikut andil berkontribusi membangun kota ini lebih maju.

 “Jangan sampai anak-anak ini bukan menjadikan Kota tempat mereka tinggal ini hanya sebagai pijakan sesaat tanpa mengetahui asal usulnya,” katanya.

 

Dia menambahkan, rencananya kegiatan ini akan dilakukan di-10 sekolah tingkat SMA di Kota Tangerang. Selain memperkenalkan budaya, kesenian dan tempat pariwisata, pihaknya juga menggali potensi para pelajar untuk menjadi bekal mereka setelah lulus sekolah dan kuliah.

 “Kita harapkan mereka bisa bekerja dan sukses, lalu kembali ke Kota Tangerang,  tidak melupakan tempat tinggal mereka. Namun, tetap ikut berkontribusi dari ilmu yang mereka miliki,” jelasnya.

 

Sementara Guru Bagian Kesiswaan SMKN 2 Kota Tangerang Margo Sarwana mengaku sangat mendukung kegiatan yang dilakukan komunitasi AboutTNG.

Dia berharap kegiatan ini bisa memotivasi mereka untuk lebih mengenal budaya Kota Tangerang, dan pro aktif dalam pembangunan.

 “Kalau perlu kegiatan ini bisa berlanjut, tidak hanya dilakukan bagi siswa kelas tiga, tapi juga bagi siswa baru saat masa bimbingan studi,” jelasnya.

 

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill