Connect With Us

DPRD Tangerang Tagih Janji Soal Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Maret 2015 | 19:15

Arief-Sachrudin dalam Penyampaian Visi Misi (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

 

TANGERANG-Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang HM Sjaifuddin Z Hamadin menagih janji Pemkot Tangerang atas bencana banjir. 

 

“Dalam pandangan DPRD, pemerintah perlu membuat master plan drainase dengan Sungai Cisadane dan sungai lainnya sebagai sentra penampungan atau buangan air. Disamping itu permasalahan utama lebih pada kemampuan daya tampung air saluran drainase dan sungai-sungai yang tidak dapat menampung debit air,” katanya, Selasa (3/3).

 

Oleh karenanya, kata Sjaifuddin, diperlukan upaya rehabilitasi dan revitalisasi saluran air dan sungai-sungai, seperti pengerukan dan pengembalian luas atas saluran drainase dan sungai-sungai yang telah dangkal, tersumbat dan menyempit.

 

“Hal ini telah disampaikan dalam sebuah rapat paripurna, di mana seluruh perwakilan masyarakat Kota Tangerang mendengarnya, maka sudah menjadi kewajiban bagi Pemkot untuk mewujudkannya. Tapi sampai sekarang, untuk masterplan drainase saja, saya belum mendengarnya,” imbuhnya.

 

Kemudian di tahun berikutnya pada 2011 lalu, DPRD juga kembali memberikan rekomendasi terkait banjir, yaitu perlu adanya masterplan penanggulangan banjir yang terpadu di Kota Tangerang, agar jelas tahapan-tahapan penyelesaian pembangunan sarana dan prasarana penanggulangan banjir di Kota Tangerang.

 

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tangerang ini menjelakan, Rapat Forum Konsultasi Publik yang baru-baru ini dilaksanakan Pemkot, di antaranya tercantum rencana pembangunan jaringan drainase yang mantap di 14 titik dan pembangunan bypass saluran primer guna mewujudkan sistem jaringan sungai yang mantap untuk mengatasi 31 titik banjir.

 

“Rencana tersebut, baru akan dilakukan pada tahun 2016 mendatang, padahal rekomendasi yang disampaikan DPRD Kota Tangerang telah sejak 2010 lalu. Untuk itu, diharapkan Pemkot segera melaksanakannya agar masalah banjir di Kota Tangerang tidak berlarut-larut” katanya

 

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

BANDARA
Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:17

Area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mendadak geger setelah terjadi keributan yang melibatkan sesama penumpang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok pada Senin, 15 Juni 2026.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill