Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANG-Sabine Megel Atlaoui, istri terpidana mati kasus pabrik sabu, Serge Areski Atlaoui memohon peninjauan hukuman mati.
Permohonan itu dikemukakan oleh Sabine Megel Atlaoui di hadapan hakim dalam sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus pabrik sabu dengan terpidana Serge Areski Atlaoui di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (11/3/2015).
"Saya mohon keterangan suami saya dapat dipertimbangkan dan diberikan peluang. Harapan kami agar bisa diwujudkan melalui upaya hukum," ujar warga negara Perancis itu kepada Ketua Majelis Hakim Indri Murtini.
Dia mengaku kedatangannya dari Perancis berama keluarga untuk mendukung suaminya dalam permohonan Peninjauan Kembali (PK) agar bebas dari eksekusi mati. "Dengan kerendahan hati, saya mohon kepada hakim," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui Serge Areski Atlaoui diringkus oleh aparat dalam operasi narkoba di pabrik ekstasi dan sabu yang berada di Cikande, Kabupaten Tangerang11 November 2005 lalu. Pabrik tersebut disinyalir pabrik narkoba terbesar di Asia.
Kala diringkus bersama 13 terpindana laininya, petugas Serge bertugas sebagai peracik ramuan bahan kimia ekstasi. Saat itu aparat menyita barang bukti sebanyak 138,6 kg jenis sabu, 290 kg ketamine, dan 316 drum prekusor. Dalam persidangan sebelumnya majelis hakim memvonis pelaku, termasuk Serge Areski Atlaoui dengan hukuman mati. Atas vonis tersebut Serge dan empat pelaku lainnya mengajukan PK.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews