Connect With Us

Kepsek SDN 8 Cipondoh Bantah Aniaya Siswa

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Maret 2015 | 18:36

Sidik (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Cipondoh, Kota Tangerang, membantah tudingan penganiayaan terhadap Garda Nusantara Putera, 11, salah seorang murid kelas VI SDN 1 Cipondoh.

 

“Jadi, saya hanya menjewer dengan kaih sayang. Dan itu juga disaksikan oleh banyak orang. Tidak ada kekerasan sama sekali,” kata Kepsek SDN 8 Cipondoh Sidik, Kamis (26/3).

 

Sidik menjelaskan kronologis peristiwa tersebut. Ketika itu dia mendapar laporan dari siswa kelas VI SDN 8, bahwa ada yang kehilangan uang. Kemudian, dia langsung menanyakan kepada para siswa perihal lokasi kehilangan tersebut.

 

"Mereka jawab diruang kelas V dan yang masuk ke ruangan itu Garda dan kedua temannya," jelas dia.

 

Selanjutnya, ketiga anak itu pun langsung dibawa ke ruang kelas V guru lainnya. Mereka hanya ditanya terkait adanya kehilangan barang seperti yang dilaporkan siswa.

 

Sementara itu, guru olahraga SDN 8 Cipondoh Jamal mengaku bahwa memang dirinya yang membawa anak-anak tersebut ke dalam ruang kelas. Sebab, dia merasa memiiliki tanggungjawab sebagai guru untuk menyelesaikan.

 

"Saya melihat murid ramai-ramai, langsung saya ajak mereka kedalam ruangan. Dan saya juga lihat kalau Pak Sidik tidak ada yang namanya memukul, yang saya tahu. Dia hanya memegang telinga saja, dan habis itu langsung pergi," pungkasnya.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill