KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Kapolsek Tangerang, Kompol Bambang Gunawan menjelaskan mengenai tewasnnya teknisi di Ruko Pinus Center No.20 Perumahan Taman Royal RT 6/16, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (28/3/2015) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut dia, dua orang pekerja itu terjatuh dari tower repeater yang berada diatas atap ruko. Akibatnya, korban bernama Ujang, 36, warga Kampung Aremo, RT 05/02, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, tewas ditempat. Sedangkan rekannya Dede Durohman, 36, mengalami luka berat.
“Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu kedua korban diperintah pemilik ruko Christina, 39, untuk menurunkan tower repeater yang ada di atap ruko. Namun setelah tidak lama korban menaiki ruko tersebut. Keduanya ditemukan terlungkup tak sadarkan diri di atas atap," katanya.
Kedua korban diketahui oleh satpam ruko setempat, Tubagus, 40. Kemudian pemilik ruko langsung melapor ke Polsek Tangerang dan Pemadam Kebakaran Kota Tangerang untuk melakukan evakuasi korban yang berhasil dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB.
"Akhirnya pada pukul 20.00 WIB kedua korban dapat dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," katanya. Kedua korban tersetrum hingga jatuh dari tangga saat hendak membongkar besi tower tersebut. "Kemungkinan kurang perlengkapan keselamatan. Saat ini kita masih mintai keterangan pemilik ruko," jelasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews