ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANG-Imam, 33, warga jalan Cempaka RT 2/5 Kelurahan Kuncurian Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang merupakan pelaku pembunuh mantan istrinya, Nala Ratih Kartika, 19, janda muda di RT 1/1, Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mengakui dirinya cemburu.
"Ya saya masih sayang, saya cemburu lihat dia pulang malem terus. Saat saya nasehati dia malah marah, lalu bilang lebih baik bunuh diri daripada sama saya lagi, dia juga naik tembok," ujar tersangka Imam yang mengaku menyesali perbuatannya.
Kapolsek Cipondoh Kompol Paryanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, diketahui bahwa tersangka adalah orang yang terakhir kali bertemu korban.
Niat Imam ditolak korban, bahkan korban emosi dan pergi meninggalkan pelaku lalu. Tak lama kemudian, korban menjadi nekat memanjat tembok pembatas jalan tol setinggi kurang lebih 1,5 meter.
"Diatas tembok itu korban berkata 'dari pada saya mati sama bapak, lebih baik saya bunuh diri," tambahnya.
Korban yang berada diatas tembok tiba-tiba nyaris terpeleset. Pelaku berupaya menolong namun, justru berakhir dengan petaka.
"Pelaku menarik tangan korban agar tidak jatuh. Namun karena ditarik pelaku, korban justru jatuh dan wajahnya terbentur tanah," katanya.
Korban sempat pingsan dengan kondisi mulut berdarah hebat, lalu tak lama kemudian tewas. Pelaku yang panik membuang mayat korban di semak belukar di dekat situ, lalu ditutup dengan selembar seng.
"Pelaku melucuti pakaian korban agar seolah-olah seperti korban pembunuhan disertai perkosaan," katanya. Setelah itu pelaku kabur ke rumah kontrakannya di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGDistribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tangerang diliburkan, menyusul diperpanjangnya kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa hingga tanggal 11 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews