Connect With Us

Belum ada Warga Tangerang yang Mengakui Mayat Bersepatu Nike

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 18 Oktober 2015 | 16:41

Lelaki Bersepatu Nike Merah Mengambang di Pintu Air 10 Tangerang (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANG-Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengambang di Sungai Cisadane dekat Pintu Air 10, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Sabtu (17/10/2015) lalu  hingga kini belum ada pihak keluarga yang mengakui.

 

“Belum ada yang mengaku kenal dengan korban. Saat ini korban masih berada di RSUD Kabupaten Tangerang,” jelas Kapolsek Karawaci Kompol Joni Panjaitan, Minggu (18/10).

 

Kapolsek mengatakan, saat ditemukan korban mengenakan kaos berwarna biru, celana hitam dan sepatu Nike warna merah. Korban berambut pendek, berkulit sawo matang dan ditaksir berusia 45 tahun.  “Diharapkan ada pihak keluarga yang mengenali korban dari ciri-ciri tersebut," katanya. #Lelaki Bersepatu Nike Merah Mengambang di Pintu Air 10 Tangerang

 

Seperti diketahui, korban ditemukan tewas mengambang dekat Pintu Air 10 sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, meski awalnya diduga korban pembunuhan, ditubuh korban tak ditemukan adanya bekas penganiayaan.

"Tidak ada luka bekas penganiayaan. Begitu pun identitasnya masih misterius," terang Kasubag Humas Polres Metro Tangerang AKP Triyani.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill