Connect With Us

Gadis 15 Tahun Diperkosa Montir di Taman Royal Tangerang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 22 November 2015 | 11:20

ilustrasi pemerkosaan (kompas / kompas)

 

TANGERANG-Seorang gadis berinisial TA,15, melaporkan tindak perkosaan terhadap dirinya ke Polres Metro Tangerang pada Sabtu (22/11). Korban mengaku ‘mesinnya dipreteli’ seorang pemuda yang berprofesi sebagai montir, yakni  Dedi,18, warga asal Pandeglang, Banten yang tinggal di Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurut Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani Handayani, berdasarkan laporan tersebut sang montir telah merunggut perawan TA dengan memperkosa di kediamannya yang berada di Taman Royal, Kota Tangerang.

"Korban yang masih dibawah umur disetubuhi," ujar Triyani Handayani.

Triyani menjelaskan, peristiwa kelam itu terjadi saat tersangka mengajak korban ke rumahnya. Sesampai di kediamannya, Dedi mengajak TA ngobrol di teras rumah. Setelah itu pelaku perlahana menarik tangan korban untuk diajak masuk ke dalam kamarnya. Kenalah, gadis itu dirayu oleh pelaku.

Adapun jurus yang dikatakan tersangka kepada korban.  “Kamu beda dengan cewek lain, makanya aku sayang kamu,” ujar Triyani menirukan suara Dedi merayu TA .

Satu persatu pakaian yang dikenakan korban dilepasnya. Tersangka juga membuka kaos dan celananya hingga tanpa sehelai pun benang berada di tubuh gadis tersebut. Setelah itu korban kemudian diajak bersenggama layaknya suami istri. Tetapi setelah digagahi, korban diancam oleh tersangka.  

"Awas lu jangan bilang ke orangtuamu dan juga om lu. Kalau bilang, gw apain nanti," kata Triyani menceritakan.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 81 UU RI No. 35/2014 tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan tentang perlindungan anak. "Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Unit PPA Polrestro Tangerang," ucap Triayani. 

 

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill