Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANG - Tahun ini rencananya akan dibangun Gedung DPRD Kota Tangerang dengan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Proyek multiyears tersebut berlokasi di depan Masjid Al Azhom, yakni tanah kosong milik Kemenkum HAM seluas 5000 meter persegi .
“Rencana tahun ini akan dibangun. Saat ini baru persiapan DED-nya (detailed engineering design) dulu. Jika sudah ada baru mulai pembangunan fisiknya,” kata Kepala Dinas Bangunan Dedi Suhada, Senin (4/1).
Menurut Dedi, gedung tersebut akan dibangun vertikal setinggi lima lantai, mengingat lahan yang terbatas. Adapun pembangunan dilakukan multiyears dengan total anggaran Rp40 miliar. Hal tersebut untuk mencegah lambanya pembangunan karena proses lelang berkali-kali.
“Kita wacanakan dibangun tiga tahun anggaran.Tahun pertama Rp 5-6 miliar, lalu tahun kedua Rp20 miliar dan sisanya tahun ketiga. Yang jelas keuntungan dari multiyears, hanya sekali lelang dan rekanan jelas, selain itu pelaksanaan pembangunan tidak berhenti diakhir tahun. Kita menargetkan pembangunan selesai pada tahun 2018,” jelasnya.
Dedi menjelaskan, guna mempercepat proses pembangunan, pihaknya juga meminta agar bagian aset Pemkot Tangerang segera menyelesaikan permohonan penggunaan tanah milik Kemenkumham untuk pembangunan Gedung DPRD baru. “Untuk masalah permohonan lebih diberesin dulu, kan enak kalau status tanahnya sudah jelas,” katanya.
Adapun fasilitas gedung DPRD tersebut, menurut Dedi disesuaikan dengan permintaan DPRD dan standart Permendagri. Pasalnya, gedung yang saat ini dinilai kurang memadai. “Nanti mungkin kebutuhan-kebutuhannya lebih jauh memadai, seperti ruang rapat ruang masing-masing dewan dan lain-lain,” ucapnya.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews