Connect With Us

9 Senjata Teroris Berasal dari Lapas Tangerang

Dena Perdana | Selasa, 26 Januari 2016 | 15:12

Ilustrasi tersangka. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANG- Densus 88/AntiTeror bersama dengan Kantor Wilayah Banten Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) bekerja sama menyelidiki dari mana asal sembilan senjata api dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang.


"Sembilan senjata api itu punya lapas. Kami sudah kerja sama dengan Densus 88 untuk mendalaminya," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Banten Kemenkum HAM Enny Purwaningsih, Selasa (26/1/2016).

Kerja sama untuk mengusut dari mana asal sembilan senjata api itu sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Kini, pihak Kanwil Banten masih menunggu kabar terbaru dari Densus 88.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap 18 orang pascateror di Sarinah, 14 Januari 2016 lalu. Dari 18 orang itu, delapan orang ditetapkan sebagai tersangka atas keterkaitan dengan aksi teror di Sarinah.

Adapun 12 orang lainnya tidak terkait dengan teror bom Sarinah. Namun, mereka ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kepemilikan sembilan senjata api. Senjata api itu hendak digunakan untuk 'amaliyah' (istilah kelompok radikal dalam melakukan aksi teror).

Sebanyak 12 orang tersangka ini terdiri dari dua grup. Grup pertama beranggotakan HF alias A, SF alias MM, S alias STM, B alias AM, WFB alias E, dan MFS. Sedangkan grup kedua terdiri dari AP alias A, EBN alias E, Z alias ZN, W alias HN, QM, dan SA alias B.

Tersangka berinisial SA adalah narapidana Lapas Nusakambangan. Selebihnya merupakan narapidana Lapas Kelas 1 Tangerang.

KAB. TANGERANG
Tidak Kena Penutupan Massal BGN, 312 SPPG di Kabupaten Tangerang Tetap Beroperasi

Tidak Kena Penutupan Massal BGN, 312 SPPG di Kabupaten Tangerang Tetap Beroperasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:03

Pasca dilantik menggantikan Nanik, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru, Sudaryono langsung menutup permanen 833 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) serta memecat 261 pegawai di seluruh Indonesia.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill