Connect With Us

Sering Telat Datang Rapat, Wali Kota Tangerang Mutasi 164 Pejabat

Denny Bagus Irawan | Senin, 1 Februari 2016 | 11:37

Balai Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan mutasi terhadap 164 pegawai eselon 2, 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah KotaTangerang, Senin (1/2/2016).

Dalam mutasi tersebut, Arief  mengambil sumpah dan janji para pegawai yang mendapat giliran menjadi pejabat saat apel pagi di Lapangan Ahmad Yani, pukul 07.00 WIB.

Arief juga mengumumkan dua staf ahli wali kota yang lolos dalam seleksi, yaitu Masyati Zulia sebagai Staf ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM yang sebelumnya sebagai Sekretaris Bappeda dan Asep Suparman sebagai Staf ahli bidang Hukum dan Politik yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Organisasi Setda.

Arief mengatakan bahwa jabatan merupakan amanah dan sama pentingnya meskipun hanya staf biasa. Dirinya meminta agar para pegawai bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Arief juga sempat menghibur pejabat yang dicopot dari jabatannya.

"Jangan merasa kecil walau jadi staf. Tidak ada yang luar biasa dengan jabatan tinggi, yang luar biasa adalah, jika dengan jabatan tersebut bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya.

Dia mengatakan bahwa PNS Kota Tangerang saat ini sudah sejahtera jika dibandinh dengan beberapa tahun lalu.

"Pegawai harian lepas dulu gajinya cuma Rp80-100 ribu sebulan, tapi sekarang tidak kurang dari Rp2 juta. Gaji kurang atau lebih itu relatif, tergantung gaya hidup," ujarnya.

Dengan kesejahteraan yang cukup, menurut Arief seharusnya para pegawai bertugas dengan baik, disiplin, penuh dedikasi dan tanggung jawab. Dia mengeluhkan masih saja ada pegawai yang datang terlambat, salah satinya saat apel pagi ini.

"Apel bersama diundang jam 7, tapi ada yang terlambat. Seharusnya kan datang lebih awal. Ini juga sering terjadi saat rapat jam 9, tapi baru datang jam 9 lewat, akhirnya nunggu-nunggu rapatnya baru mulai jam 10. Ini budaya yang harus kita ubah," tukasnya.

 

 

KAB. TANGERANG
Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:57

Jajaran Polresta Tangerang akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial R, 29, yang jasadnya ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang

NASIONAL
GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:38

Perhelatan akbar pameran otomotif bertaraf internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill