Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANG-Keributan antar kelompok terjadi di Gang Makam RT 05/04 Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Rabu (24/02) malam. Dua orang dari pihak warga sekitar mengalami luka akibat pukulan benda tumpul.
Peristiwa itu berawal dari adanya seseorang bernama Johanes bersama teman@ temannya sekitar 15 orang merayakan ulang tahun di kontrakannya dengan pesta miras.
Karena bertepatan dengan waktu azan ketua RT setempat, yakni Wawan dan seorang orang warga bernama Marsin menegor kelompok tersebut. Keduanya mempertanyakan kenapa tidak izin mengadakan acara seperti itu.
Namun, Johanes dan kelompoknya menyatakan tak perlu izin menggelar acara seperti itu. Mendengar jawaban seperti itu, keduanya pun meninggalkan lokasi. Entah karena apa, tiba-tiba saja Wawan dan Marsin dikejar kelompok tersebut yang membawa bambu dan kayu. Melihat itu keduanya berlarian.
Namun Marsin tertinggal sehingga dikeroyok. Setelah jatuh korban, kelompok tersebut langsung meninggalkan lokasi dan warga setempat yang berupaya mengejar mereka.
Informasi diketahui bahwa salah satu dari kelompok tersebut mengalami luka bacok. Penanganan kasus tersebut dilakukan oleh petugas Polres Metro Tangerang Kota.
"Kasus ini masih dalam penangan penyidik," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Triyani Handayani.
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TODAY TAGGerak cepat Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap pria berinisial FP, 38, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews