Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANG-Perkelahian antar pemuda yang menyebabkan satu korban tewas di Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Minggu (21/6) pagi kemarin, disebabkan senggolan motor.
“Jadi saat itu ada sekolompok pemuda pengguna motor nongkrong-nongkrong sehabis sahur. Karena sampai pagi belum pulang, mereka dibubarkan petugas yang ada di lokasi. Saat itu lah terjadi senggolan motor hingga berujung pada perkelahian antar kelompok,” kata Kasat Reskrim Polres Metro tangerang AKBP Sutarmo, Senin (22/6).
Menurut Sutarmo, korban berinisal SS sendiri bukan salah satu dari kelompok pemuda tersebut. Justru dia hendak pulang ke rumahnya Jalan Yunus, Kecamatan Larangan Utara untuk menghindari keributan. Namun naas, korban disangka salah satu kelompok dan akhinya dikeroyok hingga tewas.
“Korban tewas dengan luka-luka tusukan dibagian paha sebelah kanan, luka memar pada bagian belakang tubuhnya dan lecet di dengkul,” jelasnya.
Saat ini, kata Sutarmo, pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi. Penyelidikan masih menginventarisir kelompok remaja yang saat itu berada di TKP. “Kita masih cari kelompok mana yang melakukan,” paparnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPolda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews