Connect With Us

Bentrok Pemuda di Puri Beta Akibat Senggolan Motor

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 22 Juni 2015 | 17:27

Korban Tawuran di Puri Beta. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Perkelahian antar pemuda yang menyebabkan satu korban tewas di Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Minggu (21/6) pagi kemarin, disebabkan senggolan motor.

“Jadi saat itu ada sekolompok pemuda pengguna motor nongkrong-nongkrong sehabis sahur. Karena sampai pagi belum pulang, mereka dibubarkan petugas  yang ada di lokasi. Saat itu lah terjadi senggolan motor hingga berujung pada perkelahian antar kelompok,” kata Kasat Reskrim Polres Metro tangerang AKBP Sutarmo, Senin (22/6).

 Menurut Sutarmo, korban berinisal SS sendiri bukan salah satu dari kelompok pemuda tersebut. Justru dia hendak pulang ke rumahnya Jalan Yunus, Kecamatan Larangan Utara untuk menghindari keributan. Namun naas, korban disangka salah satu kelompok dan akhinya dikeroyok hingga tewas.

 “Korban tewas dengan luka-luka tusukan dibagian paha sebelah kanan, luka memar pada bagian belakang tubuhnya dan lecet di dengkul,” jelasnya.

 
Saat ini, kata Sutarmo, pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi. Penyelidikan masih menginventarisir kelompok remaja yang saat itu berada di TKP. “Kita masih cari kelompok mana yang melakukan,” paparnya.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill