Connect With Us

Dua Ormas Bentrok di Ciledug, Satu Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Mei 2015 | 14:22

tawuran (tangerangnews / tangerangnews/rangga)

TANGERANG-Perkelahian antar organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Betawi Rembug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi di Kota Tangerang, Minggu (10/5) dini hari. Salah satu PP  dinyatakan tewas akibat perkelahian tersebut.

 

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi di Perumahan Puri Beta 2, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Korban ditemukan tewas bersimbah darah ditempat.

 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo membenarkan peristiwa tersebut. Namun menurutnya kasus ini bukan bentokan antar ormas, melainkan pengeroyokan.

 

"Jadi korban lagi lewat, lalu dikeroyok tiga orang. Ini pengeroyokan, satu lawan tiga. Bukan lagi serang-serangan," ujarnya, Minggu (10/5)

 

Namun Sutarmo belum bisa membeberkan lebih jauh identitas korban maupun tersangka. Pihaknya mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. "Nanti saja, saya lagi koordinasi dengan Kapolses," jelasnya.

 

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Kebakaran dan Kekeringan Hantui 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Imbas Kemarau Ekstrem

Kebakaran dan Kekeringan Hantui 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Imbas Kemarau Ekstrem

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:09

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 wilayah kecamatan di daerah itu yang masuk ke dalam zona rawan terjadinya musibah kebakaran hingga kekeringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill