Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANG-Perkelahian antar organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Betawi Rembug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi di Kota Tangerang, Minggu (10/5) dini hari. Salah satu PP dinyatakan tewas akibat perkelahian tersebut.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi di Perumahan Puri Beta 2, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Korban ditemukan tewas bersimbah darah ditempat.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo membenarkan peristiwa tersebut. Namun menurutnya kasus ini bukan bentokan antar ormas, melainkan pengeroyokan.
"Jadi korban lagi lewat, lalu dikeroyok tiga orang. Ini pengeroyokan, satu lawan tiga. Bukan lagi serang-serangan," ujarnya, Minggu (10/5)
Namun Sutarmo belum bisa membeberkan lebih jauh identitas korban maupun tersangka. Pihaknya mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. "Nanti saja, saya lagi koordinasi dengan Kapolses," jelasnya.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews