Connect With Us

Dua Ormas Bentrok di Ciledug, Satu Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Mei 2015 | 14:22

tawuran (tangerangnews / tangerangnews/rangga)

TANGERANG-Perkelahian antar organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Betawi Rembug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi di Kota Tangerang, Minggu (10/5) dini hari. Salah satu PP  dinyatakan tewas akibat perkelahian tersebut.

 

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi di Perumahan Puri Beta 2, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Korban ditemukan tewas bersimbah darah ditempat.

 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo membenarkan peristiwa tersebut. Namun menurutnya kasus ini bukan bentokan antar ormas, melainkan pengeroyokan.

 

"Jadi korban lagi lewat, lalu dikeroyok tiga orang. Ini pengeroyokan, satu lawan tiga. Bukan lagi serang-serangan," ujarnya, Minggu (10/5)

 

Namun Sutarmo belum bisa membeberkan lebih jauh identitas korban maupun tersangka. Pihaknya mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. "Nanti saja, saya lagi koordinasi dengan Kapolses," jelasnya.

 

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

BANTEN
Trade Expo Indonesia 2026 Targetkan Transaksi 17,5 Miliar Dolar AS, UMKM Banten Didorong Pikat Pasar Global

Trade Expo Indonesia 2026 Targetkan Transaksi 17,5 Miliar Dolar AS, UMKM Banten Didorong Pikat Pasar Global

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00

Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, menargetkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai 17,5 miliar dolar AS.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill