Connect With Us

Sering Bentrok dengan Penumpang, Avsec Bandara Soetta Dibekali Ilmu Komunikasi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 22 Februari 2016 | 17:18

Petugas Avsec di Bandara Soekarno-Hatta saat memeriksa penumpang. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Ratusan petugas Aviation Security (Avsec) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta diberi seminar motivasi komunikasi oleh PT Angkasa Pura (AP) II, Senin (22/2/2016). Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan tanpa mengurangi kenyamanan pengguna jasa penerbangan.

 

Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi mengatakan, petugas Avsec merupakan garda terdepan dalam melayani penumpang di Bandara Soekarno Hatta. Lewat seminar ini, pihaknya ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan agra mereka pandai berkomunikasi.

 

“Kita ingin meningkatkan level of security di seluruh bandara. Dalam dalaum upaya perbaikan pelayanan ini, dampaknya masyarakat akan terganggu. Lewat pengetahuan komunikasi yang baik, di satu sisi kita meningkatkan keamanan, tapi tidak terasa oleh masyarakat, ada suatu upaya perbaikan,” jelasnya.

 

Budi menjelaskan, dalam upaya membuat bandara aman dan nyaman, kadang kala petugas AVSEC menghadapi oknum-oknum penumpang yang tidak mau mengikuti prosedur penerbangan. Namun, petugas AVSEC juga dilarang untuk memarahi penumpang.

 

“Untuk mengadapi penumpang yang maunya seenak sendiri, itu ada caranya, ada komunikasinya. Bagaimana caranya petugas tidak boleh marah dan bisa menyelesaikan masalah tersebut? Makanya kita undang pakar komunkasi untuk memberikan motivasi,” katanya.

 

Selain itu, kata Budi, pihaknya akan memilih 10 petugas AVSEC untuk diberikan reward berupa liburan ke luar negeri, sambil mempelajari pelayanan bandara di sana. Tak hanya itu, AP II akan memilih 5 persen petugas AVSEC yang ada di bandara untuk diberikan pendidikan sehingga karirnya bisa berkembang.

 

“Saya lihat AVSEC ini tidak merasa punya karir, jadi akan kita berikan reward kepada beberapa orang. Tidak dipilih banyak, yang penting mereka yang bagus dan bisa memilih karir di luar AVSEC,” paparnya.

 

Sementara Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana mengatakan, petugas AVSEC yang banyak berusia muda memang perlu mendapat perhatian. Salah satu kunci AVSEC sebagai garda terdepan bisa secara ramah dan santun, tapi berhati-hati adalah pada komunikasi.

 

“Diharapkan tidak kali ini saja, paling tidak 6 bulan sekali diberi motivasi komunikasi dan juga dilakukan di Bandara lain yang dikelola AP II,” katanya.

 

Seminar ini diikuti sebanyak 366 petugas AVSEC dimana 150 orang diantaranya pegawai Angkasa Pura II dan 216 orang pegawai outsouching dari PT AVS.

KOTA TANGERANG
Empat Bulan Jelang Porprov, KONI Kota Tangerang Gaspol Susun Strategi Pemenangan

Empat Bulan Jelang Porprov, KONI Kota Tangerang Gaspol Susun Strategi Pemenangan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:21

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang serius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill