Connect With Us

Kepala Sekolah di Tangerang Dukung Full Day School

Denny Bagus Irawan | Senin, 8 Agustus 2016 | 17:00

SDN Sukasari IV Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Ade Heriana Kepala Sekolah di SMPN 4 Kota Tangerang mendukung gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengenai sistem ‘full day school’ untuk pendidikan dasar SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

 

“Saya jujur belum tahu sebenarnya, karena belum membaca berita hari ini, selain itu belum ada turunannya ke kami, seperti Peraturan Menterinya belum ada,” ujar Ade saat dihubungi, Senin (8/8/2016).

 

Dia mengatakan, jika nanti sistem tersebut bukan lagi sekedar wacana, diperlukan petunjuk pelaksaan dan petunjuk teknis  untuk diterapkan. “Sebab akan ada biaya tambahan kan, nah ini harus diatur,” ujarnya.

 

Dia mengaku setuju jika nantinya sistem itu berjalan, karena dari sisi aktifitas siswa-siswi akan lebih terjamin berada di sekolah.

 

“Saya berpikir positif, pasti maksud dan tujuan Pak Menteri agar para siswa-siswi berada di tempat yang aman, yakni sekolah. Selain itu, berada di sekolah lebih lama tentunya akan menambah kecerdasan tidak hanya dalam kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional serta kecerdasan spritiual,” tuturnya.

 

Seperti diketahui, Menteri Muhadjir Effendy menggagas sistem Full Day School dengan alasan agar anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja.

 

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill