Connect With Us

Batas Perekaman e-KTP Diperpanjang, Antrean warga Tangerang Tak Berkurang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 September 2016 | 16:45

Ratusan warga tetap memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com- Meski batas perekaman e-KTP telah diperpanjang oleh Kemendagri hingga 2017, namun ratusan warga tetap memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol.

Kabid Pendaftaran Perkembangan dan Perencanaan Kependudukan Disdukcapil Sri Warsini mengatakan, membludaknya antrean terjadi karena warga menganggap batas waktu perekaman e-KTP yakni akhir September 2016, seperti yang diumumkan Mendagri sebelumnya. Namun meski batas waktu telah diperpanjang, warga masih berdatangan.

"Masih ramai, tidak ada pengurangan. Mungkin mau buru-buru diselesaikan, dari ditunda-tunda terus mendekati batas akhir nanti jadi ribet," katanya, Jumat (16/9/2016).

Sri menilai kebijakan Mendagri memperpanjang batas perekaman e-KTP dinilai bagus karena lebih memudahkan masyarakat yang sedang berada di luar daerah.

"Warga Kota Tangerang yang sedang kerja atau kuliah di luar daerah kan kasihan harus tergopoh-gopoh ambil cuti sehari cuma untuk buat e-KTP di sini. Kalau diperpanjang, mereka bisa urus saat ada waktu dan tidak perlu was-was," pungkasnya.

Pihaknya pun tetap melayani pembuatan e-KTP secara maksimal. Namun pelayanan dibatasi hingga 500 antrean saja. "Kalau tidak dibatasi bisa sampai malam. Pegawai kita tidak akan sanggup," jelas Sri.

Menurut Sri, dalam sehari ada sebanyak 2000 warga yang melakukan perekaman e-KTP di 13 Kantor Kecamatan dan Disdukcapil. Sampai saat ini, jumlah wajib KTP yang belum merekam tinggal 190 ribu orang.

"Itu data dari Kemendagri, kalau fakta dilapangannya kita belum tahu, mungkin bisa 300 ribuan," tukasnya.

Sementara jumlah blanko sendiri, sampai saat ini masih ada 10 ribu buah. Pihaknya terus meminta blanko ke Kemendagri tiap dua hari sekali untuk mencegah kekosongan.

"Blanko masih banyak, cuma terbatas. Untuk e-KTP yang siap cetak sekitar 21 ribuan," kata Sri.

 

 

BANTEN
Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 | 22:12

Seorang calon penumpang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan dua kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill