Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain
Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09
Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.
TANGERANGNews.com- Sedikitnya tiga pasangan selingkuh, Kamis (29/9/2016) sore tadi, terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang.
Mereka terjaring dibeberapa lokasi hotel kelas melati yang ada di wilayah setempat.
"Kami dapati sebanyak 3 pasangan selingkuh. Mereka terjaring dibeberapa hotel, seperti Hotel Huswah, Hotel Sahabat dan Hotel Anggrek diwilayah Kecamatan Benda," kata Mumung Nurwana, Kasatpol PP Kota Tangerang.
Menurutnya, giat ini merupakan rangkaian operasi rutin yang digelar oleh pihaknya, dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2005 Tentang Pelarangan Prostitusi.
Sedikitnya ada sebanyak 2 pleton personil Satpol PP serta 1 pleton petugas Linmas yang diterjunkan dalam kegiatan operasi tersebut.
"Personel yang diterjunkan sebanyak 2 pleton dari Satpol PP 1 pleton Linmas dibantu staf dan 3 orang dari Polres Metro Tangerang, Alhamdulillah kegiatan berjalan aman," tegasnya.
Selanjutnya, pasangan mesum itu pun langsung digiring ke markas Satpol PP yang berada di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang guna dilakukan pendataan dan pembinaan.
Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.
TODAY TAGDi tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews