Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNews.com-Petugas Polres Metro Tangerang membenarkan telah mendapat satu lembar bukti foto mengenai Dafa Mustaqim yang dalam keadaan luka gores pada bagian wajahnya. Namun, pihaknya tidak mau terburu-buru menetapkan tersangka kepada orangtua Dafa.
“Kita tidak melihat foto, kita harus melihat fisiknya langsung. Memang benar kita mendapatkan bukti dari guru, satu bukti yakni foto mengenai Dafa yang bagian wajahnya ada luka gores,” terang Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto saat dihubungi, Minggu (23/10/2016) malam.
Menurutnya, status Suyati dan Mustaqim hingga saat ini masih hanya sebagai saksi. “Belum, kan kita harus mendengar keterangan dari dokter Bidokes yang akan memeriksa mayat Dafa,” tuturnya.
Saat ditanya kapan akan melakukan otopsi, Wiji mengaku, semua tergantung hasil pemeriksaan dan alat bukti. Adapun barang bukti yang sudah dikumpulkan seperti gagang sapu, baju dan tas milik Dafa untuk bersekolah.
“Malam ini kita akan mendapatkan keterangan lebih dalam, hasilnya nanti akan menentukan apakah besok kita hubungi Tim Bidokes atau kapan. Tetapi, hal ini harus dilakukan karena laporannya kan disiksa,” tuturnya.
Soal tak ada pengakuan dari Suyati dan Mustaqim, Kasat Reskrim mengaku, hal itu sudah biasa terjadi. “ Enggak ada pengakuan, boleh-boleh saja itu. Yang terpenting kita lihat dulu ini. Ada tidak, benar tidak pidananya. Satu lembar foto belum menjadi bukti kuat, harus melihat hasil otopsi,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews