Connect With Us

Kapolres Tangerang Pastikan Tanah Tinggi sudah kondusif

Deni Ardiansyah | Senin, 5 Juni 2017 | 10:00

Puluhan Aparat Bersiagan pasca bentrok di Pasar Tanah Tinggi (@tangerangnews / Dokumentasi 2014)

TANGERANGNEWS.com- Bentrokan dua kelompok terjadi di Pasar Induk Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang pada  Sabtu (3/6/2017) dipastikan sudah selesai. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan kepada TangerangNews.com.  “Sudah kondusif,” ujar Kapolres.

Untuk menjaga kondisi agar kondusif Kapolres Metro Tangerang  mendatangi Lokasi pada pukul 01.00 WIB, untuk mengecek tempat kejadian pekara bentrokan di Tanah Tinggi.
Adapun korban berinisial MJT yang mengalami luka , telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan secara intensif. Baca Juga : Bentrok Tanah Tinggi

“Kasus ini masih terus diselidiki Polsek Tangerang dan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang,” ujarnya.

Dua kubu massa yang biasa beraktifitas di Pasar Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang kembali bentrok. Dalam bentrokan tersebut, seorang kuli panggul menderita luka bacok pada tangan, lutut dan badan.


Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/6/2017) malam. Kedua kubu yang belakangan disebut sebagai warga asli sekitar dan pendatang itu sebelumnya pernah bentrok pada 16 September 2014 silam. Enam pelaku pembunuh Saeful Anwar tersebut bahkan sudah divonis maksimal ada yang mencapai 10 tahun.


Korban diketahui berinisial MJT, pemuda yang juga kuli panggul. Hal itu dibenarkan oleh salah seorang petugas kemanan di pasar tersebut. “Saya dapat info ada warga Kober datang ke sini bawa senjata tajam. Tak lama kemudian ada korban datang menjerit meminta tolong,” kata Fajar, hari ini. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill