Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com- Bentrokan dua kelompok terjadi di Pasar Induk Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang pada Sabtu (3/6/2017) dipastikan sudah selesai. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan kepada TangerangNews.com. “Sudah kondusif,” ujar Kapolres.
Untuk menjaga kondisi agar kondusif Kapolres Metro Tangerang mendatangi Lokasi pada pukul 01.00 WIB, untuk mengecek tempat kejadian pekara bentrokan di Tanah Tinggi.
Adapun korban berinisial MJT yang mengalami luka , telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan secara intensif. Baca Juga : Bentrok Tanah Tinggi
“Kasus ini masih terus diselidiki Polsek Tangerang dan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang,” ujarnya.
Dua kubu massa yang biasa beraktifitas di Pasar Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang kembali bentrok. Dalam bentrokan tersebut, seorang kuli panggul menderita luka bacok pada tangan, lutut dan badan.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/6/2017) malam. Kedua kubu yang belakangan disebut sebagai warga asli sekitar dan pendatang itu sebelumnya pernah bentrok pada 16 September 2014 silam. Enam pelaku pembunuh Saeful Anwar tersebut bahkan sudah divonis maksimal ada yang mencapai 10 tahun.
Korban diketahui berinisial MJT, pemuda yang juga kuli panggul. Hal itu dibenarkan oleh salah seorang petugas kemanan di pasar tersebut. “Saya dapat info ada warga Kober datang ke sini bawa senjata tajam. Tak lama kemudian ada korban datang menjerit meminta tolong,” kata Fajar, hari ini.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGKetua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews