Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com- Bentrokan dua kelompok terjadi di Pasar Induk Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang pada Sabtu (3/6/2017) dipastikan sudah selesai. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan kepada TangerangNews.com. “Sudah kondusif,” ujar Kapolres.
Untuk menjaga kondisi agar kondusif Kapolres Metro Tangerang mendatangi Lokasi pada pukul 01.00 WIB, untuk mengecek tempat kejadian pekara bentrokan di Tanah Tinggi.
Adapun korban berinisial MJT yang mengalami luka , telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan secara intensif. Baca Juga : Bentrok Tanah Tinggi
“Kasus ini masih terus diselidiki Polsek Tangerang dan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang,” ujarnya.
Dua kubu massa yang biasa beraktifitas di Pasar Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang kembali bentrok. Dalam bentrokan tersebut, seorang kuli panggul menderita luka bacok pada tangan, lutut dan badan.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/6/2017) malam. Kedua kubu yang belakangan disebut sebagai warga asli sekitar dan pendatang itu sebelumnya pernah bentrok pada 16 September 2014 silam. Enam pelaku pembunuh Saeful Anwar tersebut bahkan sudah divonis maksimal ada yang mencapai 10 tahun.
Korban diketahui berinisial MJT, pemuda yang juga kuli panggul. Hal itu dibenarkan oleh salah seorang petugas kemanan di pasar tersebut. “Saya dapat info ada warga Kober datang ke sini bawa senjata tajam. Tak lama kemudian ada korban datang menjerit meminta tolong,” kata Fajar, hari ini.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews