Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TANGERANGNEWS.com-Sistem pemantau pelanggaran lalu lintas dengan CCTV dan pengeras suara yang ditempatkan pada pada area traffic control system (ATCS) akan diterapkan di semua titik persimpangan Kota Tangerang, pada akhir tahun 2017.
BACA JUGA : Berani Langgar Lalu Lintas di Kota Tangerang, Siap-siap Diomeli Lampu Merah
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengungkapkan, dari total 35 persimpangan, baru 16 yang terpasang kamera CCTV dan enam yang dilengkapi dengan pengeras suara. "Targetnya, akhir tahun ini semua dipasang. Sambil jalan, kami juga cek jaringan CCTV yang pakai kabel fiber optik," kata Saeful, Kamis (5/10/2017).
Saeful menjelaskan, dengan ini memungkinkan petugas untuk memantau kondisi lalu lintas di tiap persimpangan dan memberi teguran melalui pengeras suara bagi pengendara yang melanggar. “Semua dilakukan dari ruang kontrol di Kantor Dishub,” katanya.
BACA JUGA : Gembos Ban Urai Kemacetan di Tangerang
Menurut Saeful, pihaknya sudah mengoperasikan sistem tersebut selama dua pekan terakhir. Hasilnya dinilai efektif dalam membantu menertibkan pengendara yang membandel. Selain bisa menertibkan, ATCS juga digunakan petugas Dinas Perhubungan sebagai basis data dalam menentukan kebijakan di lapangan, seperti memonitor jalan-jalan yang punya kecenderungan padat pada jam-jam tertentu.
"ATCS ini mempermudah kami untuk pembagian petugas di lapangan. Kalau ada yang ramai dan tempat satunya sepi, petugas bisa digeser, seperti itu," tuturnya.(RAZ/HRU)
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TODAY TAGSeorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews