Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung
Senin, 9 Februari 2026 | 16:54
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TANGERANGNEWS.com-Sistem pemantau pelanggaran lalu lintas dengan CCTV dan pengeras suara yang ditempatkan pada pada area traffic control system (ATCS) akan diterapkan di semua titik persimpangan Kota Tangerang, pada akhir tahun 2017.
BACA JUGA : Berani Langgar Lalu Lintas di Kota Tangerang, Siap-siap Diomeli Lampu Merah
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengungkapkan, dari total 35 persimpangan, baru 16 yang terpasang kamera CCTV dan enam yang dilengkapi dengan pengeras suara. "Targetnya, akhir tahun ini semua dipasang. Sambil jalan, kami juga cek jaringan CCTV yang pakai kabel fiber optik," kata Saeful, Kamis (5/10/2017).
Saeful menjelaskan, dengan ini memungkinkan petugas untuk memantau kondisi lalu lintas di tiap persimpangan dan memberi teguran melalui pengeras suara bagi pengendara yang melanggar. “Semua dilakukan dari ruang kontrol di Kantor Dishub,” katanya.
BACA JUGA : Gembos Ban Urai Kemacetan di Tangerang
Menurut Saeful, pihaknya sudah mengoperasikan sistem tersebut selama dua pekan terakhir. Hasilnya dinilai efektif dalam membantu menertibkan pengendara yang membandel. Selain bisa menertibkan, ATCS juga digunakan petugas Dinas Perhubungan sebagai basis data dalam menentukan kebijakan di lapangan, seperti memonitor jalan-jalan yang punya kecenderungan padat pada jam-jam tertentu.
"ATCS ini mempermudah kami untuk pembagian petugas di lapangan. Kalau ada yang ramai dan tempat satunya sepi, petugas bisa digeser, seperti itu," tuturnya.(RAZ/HRU)
TODAY TAGPenemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
Jalan berlubang di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang pada tahun 2026 kerap dikaitkan dengan musim hujan. Padahal, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak ruas jalan telah rusak sebelum hujan turun dan dibiarkan
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews