Connect With Us

Gembos Ban Urai Kemacetan di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 September 2017 | 18:00

Dishub Kota Tangerang bersama Polisi melakukan rajia Gembos Ban Urai kepada pengguna kendaraan yang melanggar di Tangerang, Selasa (26/9/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dishub Kota Tangerang melakukan berbagai upaya guna mengurai kemacetan arus lalu lintas. Salah satunya, dengan menggembosi kendaraan yang terparkir sembarangan.

"Maka dari itu kami terus melakukan penertiban bagi pengendara yang melanggar rambu - rambu lalu lintas. Dengan cara menggembosi ban kendaraannya," ujar Kadishub Kota Tangerang, Syaiful Rohman, Selasa (26/9/2017).

Langkah gembos ban ini menurut Syaiful berjalan efektif. Pihaknya pun rutin menggelar razia semacam itu.

"Operasinya sebulan 20 kali kami lakukan," ucapnya. BACA JUGA : Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Pajak di Balaraja

Ia menjelaskan giat ini berkonsentrasi di pusat - pusat objek vital. Seperti lokasi keramaian di antaranya Stasiun, pusat pembelanjaan, dan tempat wisata.

"Ada beberapa titik rawan kemacetan dan parkir liar. Kami gelar operasi di Stasiun Tanah Tinggi, Pasar Babakan, Taman Potret, dan Mal Tangcity," ucapnya.

Syaiful merinci jajarannya sudah menindak sebanyak 460 kendaraan lebih. Ratusan kendaraan tersebut digembosi bannya lantaran pengemudinya membandel.

"Sekitar 460 kendaraan kami gembosi bannya selama sebulan ini. Ini dalam rangka tertib lalu lintas," kata Syaiful.

Ia menambahkan operasi ini memberikan sanksi sosial bagi para pengendara yang terjaring. Bahkan kebanyakan dari mereka yang digembosi merupakan pengemudi transportasi online. BACA JUGA : 7 Kendaraan Bodong Warga Kronjo Terkena Razia Malam Polsek

"Hampir 90 persen itu taksi online dan ojek online," ungkapnya.

Syaiful mengklaim masyarakat merespon baik terkait digelarnya operasi tersebut. Sehingga arus lalu lintas bisa kembali lancar dan memberikan efek jera kepada para pelanggar.

"Kami juga terus memberikan imbauan kepada warga untuk taat dan tertib berlalu lintas," paparnya.(DBI)

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

NASIONAL
ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45

Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.

TANGSEL
Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill