Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com - Para murid yang duduk di bangku sekolah pada era globalisasi ini sangat tidak bisa di sentuh oleh gurunya.
Hal itu berbeda dengan pada saat zaman Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang Jamalludin duduk di bangku sekolah.
Seperti dikatakan olehnya pada acara coffee morning yang dihelat di Kampus Unis Kota Tangerang, Rabu (6/12/2017).
Dia mengatakan, bahwa sikap anak sekolah dizaman dahulu dan jaman now sangat berbeda.
BACA JUGA: Pelajar SMP Terbuka di Tangsel Adu Ilmu & Bakat di Lomojari
Sikap berbeda yang dia maksud adalah kalau murid dizaman dahulu jika memiliki kesalahan dan ditegur oleh gurunya tidak masalah. Bahkan dijewer pun tidak masalah sama sekali.
"Murid dizaman dulu mungkin dijewer tidak masalah, beda dengan zaman sekarang," ujarnya.
Jika hal itu terjadi pada saat ini, seorang guru yang menegur anak muridnya pun harus berhati-hati. Dan guru tidak bisa menyentuh anak didiknya sedikit pun.
Karena, kalau melakukan peneguran dengan hukuman yang diterapkan pada zaman dahulu seperti menjewer dan mencubit anak muridnya bisa dibawa ke hukum.
"Kalau sekarang di zaman now sudah di bawa ke ranah hukum," ungkapnya.(DBI/RGI)
TODAY TAGPersita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews