Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANGNEWS.com – Tersangka penganiayaan terhadap Siswanto yang merupakan pedagang sekaligus pemilik lapak di pasar Induk Tanah Tinggi telah diringkus polisi, Rabu (3/1/2018).
Waka Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi mengatakan, pelaku berinisial HO ini diringkus anggotanya pada saat berada di area pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang.
BACA JUGA:
"Pelaku ditangkap di blok F Pasar Induk Tanah Tinggi. Pelaku ini merupakan dari pihak manajemen pasar," ujarnya.
Harley menjelaskan, HO menganiaya korbannya dengan tangan kosong pada saat dirinya ingin memberikan undangan sosialisasi terhadap Siswanto.
"Dia melakukan pemukulan dua kali yang mengarah ke arah wajah bagian pipi kiri dan kanan korban," ungkap Harley.
Merasa tersulut emosi, HO pun semakin beringas dengan terus menerus memukuli korbannya. "Kemudian korban menutup mukanya dengan kedua tangannya dan pelaku terus melakukan pemukulan ke arah muka. Namun mengenai tangan korban," tutur Harley.
Sementara itu, ketika ditanya awak media, HO mengaku bekerja sebagai tim eksekusi dari manajemen pasar sejak tahun 2000 silam. "Pekerjaan asli saya sebagai tim eksekusi. Ya kalau pedagang enggak bayar lapak, saya yang eksekusi," ungkap HO.
HO juga mengaku memukuli Siswanto karena tidak terima dengan undangan sosialisasi yang akan diberikannya. "Disuruh ngasih undangan, Siswanto enggak terima, terus saya kebawa emosi aja, ya saya pukulin," ujar HO.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) bentrok dengan pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada Sabtu (30/12/2017) lalu.(DBI/RGI)
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGIndonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews