Connect With Us

Gadis 6 Tahun Diperkosa Ayah Kandung di Pakuhaji

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Januari 2018 | 16:00

Waka Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi memperlihatkan barang bukti yang digunakan Tersangka Jaya, 42, Pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya, di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com- JY,42, menjadi monster buat anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun. JY sungguh tak patut disebut ayah karena perilakunya yang tega memperkosa anak kandungnya hingga mengalami pendarahan.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Bonasari RT 003/002, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada pukul 04.00 WIB, Selasa (2/1/2018).

Sang ayah bejat itu tega merusak masa depan anaknya sendiri berinisial TW.

Waka Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi mengatakan, peristiwa itu terungkap ketika Yanti melaporkan suaminya ke polisi.

"Ini dilaporkan ibu si korban, ibunya tahu ketika melihat kondisi si korban dengan berdarah-darah," ujarnya di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (8/1/2018).

Harley menjelaskan, JY memperkosa anak kandungnya tersebut pada saat kondisi rumahnya sedang dalam keadaan sepi.

"Posisinya anak ini sedang tidur terlelap, dipegang-pegang dulu (tubuhnya), lalu celananya diturunkan, ketika kemaluan si pelaku dimasukan, anaknya hanya bisa menangis," ungkapnya.

Usai peristiwa itu Yanti langsung  melapor."Jadi ibu korban ketika pulang ke rumahnya kondisi anaknya seperti itu, berdasarkan hasil visum pun seperti itu," katanya.

BACA JUGA :

Setelah mendapat laporan, polisi pun langsung meringkus JY, dan berhasil mendapatkan barang bukti berupa celana dalam, selimut, pakaian-pakaian dari korban maupun pelaku.

"Pelakunya langsung ditangkap hari itu juga. Dari barang bukti yang kita amankan masih ada bercak darah dan bekas sperma dipakaiannya," ucapnya.

Sedangkan kondisi korban sangat terguncang. TW mengalami demam pasca peristiwa tersebut.(DBI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill