Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Seekor ular jenis sanca dengan panjang dua meter masuk ke kantor Dinas Sosial Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari.
Kehadiran ular sanca itu lantas saja membuat pegawai panik. Namun kepanikan mereda setelah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengevakuasi ular tersebut.
Komandan Regu BPBD Kota Tangerang, Teguh Iman mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (23/1/2018) pukul 17.00 WIB.
"Laporan sekitar pukul 5 sore tadi," ujarnya.
Selang beberapa menit dilaporkan, Teguh selaku pemimpin evakuator bersama lima personelnya tiba di kantor dinsos dengan peralatan lengkap.
Teguh pun bahu membahu untuk mengamankan keberadaan ular sanca itu dan berhasil dievakuasi pada pukul 18.00 WIB.
"Ketika dicari ternyata memang ularnya ada di dalam toilet. Terus kita bongkar wc-nya, nah di bawah paralon ada buntut ular," ungkapnya.
BACA JUGA :
Menurut Teguh, saat ular sepanjang dua meter tersebut dievakuasi sempat mengalami perlawanan dari ular sanca itu.
"Sempat ngelawan ularnya, ya walaupun ular sanca enggak berbisa kan dia ngelawannya bisa gigit dan melingkar," tuturnya.
Diduga kehadiran ular sanca itu datang melalui belakang kantor Dinsos hingga masuk kedalam toilet.Karena memang di belakang kantor yang terletak kebun dan sungai.(DBI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews