Cegah Kenakalan Remaja, Polres Metro Tangerang Gandeng Sekolah untuk Pemetaan Siswa Bermasalah
Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:39
Polres Metro Tangerang Kota melakukan langkah pencegahan kenakalan remaja yang dilakukan oleh pelajar wilayah hukumnya.
TANGERANGNEWS.com- Seekor ular jenis sanca dengan panjang dua meter masuk ke kantor Dinas Sosial Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari.
Kehadiran ular sanca itu lantas saja membuat pegawai panik. Namun kepanikan mereda setelah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengevakuasi ular tersebut.
Komandan Regu BPBD Kota Tangerang, Teguh Iman mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (23/1/2018) pukul 17.00 WIB.
"Laporan sekitar pukul 5 sore tadi," ujarnya.
Selang beberapa menit dilaporkan, Teguh selaku pemimpin evakuator bersama lima personelnya tiba di kantor dinsos dengan peralatan lengkap.
Teguh pun bahu membahu untuk mengamankan keberadaan ular sanca itu dan berhasil dievakuasi pada pukul 18.00 WIB.
"Ketika dicari ternyata memang ularnya ada di dalam toilet. Terus kita bongkar wc-nya, nah di bawah paralon ada buntut ular," ungkapnya.
BACA JUGA :
Menurut Teguh, saat ular sepanjang dua meter tersebut dievakuasi sempat mengalami perlawanan dari ular sanca itu.
"Sempat ngelawan ularnya, ya walaupun ular sanca enggak berbisa kan dia ngelawannya bisa gigit dan melingkar," tuturnya.
Diduga kehadiran ular sanca itu datang melalui belakang kantor Dinsos hingga masuk kedalam toilet.Karena memang di belakang kantor yang terletak kebun dan sungai.(DBI/HRU)
Polres Metro Tangerang Kota melakukan langkah pencegahan kenakalan remaja yang dilakukan oleh pelajar wilayah hukumnya.
TODAY TAGSelama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews