Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com - Jalan M Toha, Kota Tangerang, tepatnya di depan PT Panarub Industri kerap dilanda kemacetan setiap harinya. Para pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut sudah pasti kendaraannya tak berkutik. Apalagi di saat jam pulang kantor.
Pantauan TangerangNews.com dari jembatan penyeberangan orang (JPO) pada pukul 16.10 WIB, Selasa (30/1/2018), terlihat kendaraan tak bisa bergerak. Hal itu akibat angkutan umum mengetem kendaraannya di tepi jalan ditambah para pedagang kaki lima berjualan di trotoar.
BACA JUGA:
Terlihat sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang kesulitan mengurai kemacetan yang sudah sangat padat tersebut.
Satu dari karyawati PT Panarub Industri, Mardianti mengatakan, kemacetan persis di depan lokasi tempatnya bekerja sudah tidak aneh lagi.

"Sudah setiap hari di sini macet, apalagi setiap saya pulang kerja (bubaran pabrik) mobil dan motor nggak karuan. Ini mah sudah nggak aneh," ujar dia, sore ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Jalan M Toha, pihaknya telah membuatkan JPO. Namun hal ini belum bisa memecahkan kemacetan itu.
Terlebih JPO hanya bisa digunakan untuk para pegawai PT Panarub Industri yang menyebrang jalan untuk mengambil kendaraannya yang terparkir di lahan kosong depan pabrik.
"Sudah dibuatkan JPO, ternyata belum efektif, masih terus saja macet," kata Saeful.
Ia juga mengklaim bahwa kemacetan di Jalan M Toha terjadi lantaran semrawutnya berbagai macam kegiatan di sana. "Disana macet karena PKL, angkot ngetem, ada terminal juga, pasar, sama pegawai pabrik," ucap Saeful.
Menurut Saeful, demi menuntaskan kemacetan di Jalan M Toha harus melibatkan sejumlah pihak. Seperti Satlantas Polres Metro Tangerang Kota dan stakeholder lainnya.
"Memang kemacetan di sana sangat parah, untuk menuntaskannya perlu bersinergi, enggak hanya Dishub. Dan tentunya saya akan diskusikan soal ini," papar Saeful.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews