Connect With Us

Ikatan Alumni Pelajar Tangerang Klarifikasi Soal Pemberhentian Kepsek SMKN 4

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 23 Februari 2018 | 13:00

Hairil Anuar, Kordinator Ikatan Alumni Pelajar Kota Tangerang (IAPKT). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Santer diberitakan diberbagai media,  Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Kota Tangerang dipecat Gubernur Banten Wahidin Halim karena melakukan pungutan liar (pungli).

Namun dalam surat keterangan (SK) yang ditandatangani sendiri oleh gubernur yang disapa WH itu, tidak terdapat satu kata pun yang menegaskan Kusdiharto dipecat karena melakukan pungli.

"Saya baca jelas,  tidak ada bahasa pungli di SK Pemberhentian Bapak Kusdiharto," ungkap Hairil Anuar,  Kordinator Ikatan Alumni Pelajar Kota Tangerang (IAPKT) kepada awak media, Kamis (22/2/2018).  

Anuar melanjutkan, dalam salinan SK Pemberhentian tersebut hanya memuat alasan pemberhentian karena tidak memenuhi persyaratan jabatan. Karena itu, Kusdiharto dipindah tugaskan menjadi Fungsional Pengawas Sekolah di Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Cabang Kota Tangerang.

"IAPKT berharap janganlah Menebar berita yang cenderung Hoax dengan mengatakan alasan pemberhentian Pak Kusdiharto karena melakukan pungli.  Nyatanya SK Pemberhentian tidak menyatakan hal tersebut," papar Anuar. 

                  SK Pemberhentian Kepsek SMK N 4 Kota Tangerang.

 

Dengan adanya SK pemberhentian tertanggal 20 Februari yang telah disebarkan tersebut,  diharapkan agar tidak adalagi kesimpangsiuran alasan pemberhentian Kusdiharto sebagai Kepsek SMKN 4 Kota Tangerang.  

Anuar juga menyebut bahwa Kusdiharto sudah mengundurkan diri sejak 19 Desember 2017, lalu SK Pemberhentian baru dikeluarkan pada Februari 2018 ditandatangani Wahidin Halim selaku Gubernur Banten.

"Kami IAPKT merasa dirugikan dengan pemberitaan yang cenderung menyebutkan Pak Kusdiharto dipecat. Janganlah isu pendidikan dijadikan ajang pencitraan. Kasihan guru-guru kita di negeri ini," ujarnya.

Yudha Alumni SMK Yupentek 1 Kota Tangerang menambahkan, kenapa Gubernur hanya menyoroti SMKN 4, padahal hampir mayoritas sekolah Tangerang melakukan pemungutan sumbangan. zsedangkan Pergub Banten tentang pungutan belum dicabut meski aturan baru ada. Dan pendidikan gratis baru berlaku di tahun ajaran baru ini.

"Kalau hanya karena nerima sumbangan untuk bayaran guru-guru honorer yang di sepakati bersama wali murid dan komite sekola, Pak Kusdiharto dinaikan jadi pengawas, maka semua kepsek di Tangerang bisa dipecat bahkan mungkin se-Indonesia dan itu bukan hanya pak Kusdiharto," ujarnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

KOTA TANGERANG
Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:16

RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill