Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com - Para guru dan siswa di SMKN 3 Kota Tangerang dikagetkan dengan peristiwa robohnya kantin di sekolah tersebut. Peristiwa yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu mengakibatkan 7 siswa harus dilarikan ke RS Usada Insani, Selasa (30/1/2018).
Kepala SMKN 3 Tangerang Endah Resmiati tiba-tiba saja kaget dan khawatir setelah mendengar ambruknya kantin sekolah tersebut.
BACA JUGA :
"Iya tadi saya lagi di halaman sekolah, suara kantin ambruk terdengar, para siswa pada lari-lari, langsung saya kesana (ke kantin)," ujarnya saat ditemui di SMKN 3 Tangerang di Jalan Mohammad Yamin No 20, Babakan, Kota Tangerang.
Endah mengatakan, kendati tidak sedang dalam jam istirahat sekolah, ada beberapa siswa yang sedang di kantin. Ia menyebut, ada 6 siswa dan 1 anak penjual kantin harus dilarikan ke RS Usada Insani karena mengalami shock.
"Kira-kira tadi ada 7 korbannya yang langsung dibawa ke rumah sakit sama gurunya. Mereka shock, sedang divisum juga. Namanya pihak sekolah ya khawatir kenapa-kenapa sama murid," ucap Endah.
Menurut Endah, kantin yang roboh itu bangunannya semi permanen dan memang bangunan itu mengkhawatirkan. "Saya masih kaget, saya juga masih gemeter. Enggak nyangka tiba-tiba roboh," tutur Endah.
Setelah kejadian tersebut, Endah pun langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Dan telah memberikan kabar ini kepada instansi terkait. "Secepatnya bangunan ini akan diperbaiki," kata Endah.
Sementara para siswa tidak diperbolehkan untuk memasuki area kantin karena Endah khawatir dengan kejadian ini. Saat ini, empat anggota kepolisian sedang meninjau lokasi kantin.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSeorang petugas dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami cedera saat penggerebekan tempat pemalsuan uang di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 21 Agustus 2026, lalu.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews