Connect With Us

712 KOPERASI WARNAI KOTA TANGERANG

Advertorial | Jumat, 20 April 2018 | 16:00

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi para pengelola koperasi se-Kota Tangerang di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Jumat (20/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


Berdasarkan data yang tercatat pada Dinas Koperasi dan UKM, ada sebanyak 712 unit koperasi yang masih aktif di Kota Tangerang dan mewarnai kehidupan masyarakatnya.

Ratusan unit koperasi tersebut, jenis yang mendominasi adalah koperasi simpan pinjam dan serba usaha.

"Koperasi itu menjadi pondasi atau tumpuan ekonomi berbasis kerakyatan di Kota Tangerang," masih kata Syarifudin.

Menurut dia, yang turut dibanggakan dari keberadaan ratusan koperasi di Kota Tangerang itu adalah niatnya untuk memajukan koperasi tersebut.

Jika dirincikan, ada beberapa unit koperasi yang kuat dan bisa dijadikan sebagai contoh bagi koperasi yang akan berkembang lainnya.

"Koperasi di Tifico, Surya Toto, GMF, Angkasa Pura, dan lain-lain sangat bagus, sehat dan bisa dijadikan sebagai acuan," tuturnya.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill