Connect With Us

Kentut Ubah Nama Menjadi Ihsan Hadi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 April 2018 | 13:00

Ihsan Hadi yang sebelumnya di panggil kentut usai mengikuti sidang perubahan nama di Pengadilan Negeri Tangerang. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Pengadilan Negeri Tangerang telah mengesahkan perubahan nama warga Pinang Kota Tangerang, Kentut menjadi Ihsan Hadi, Senin (23/2018).

Sebelumnya, pada pekan lalu, Ihsan telah mengajukan permohonan pergantian namanya tersebut di Pengadilan Negeri Tangerang dalam nomor perdata 350/pdt.P/2018/PN.Tng.

Nama Kentut merupakan pemberian ayahnya yang bertempat tinggal di Solo, Jawa Tengah.  Tidak ada sebuah alasan selain karena minimnya latar belakang pendidikan kedua orangtuanya Ihsan Hadi.

Penantian perubahan nama itu akhirnya datang setelah kurang lebih 30 tahun dia mengemban rasa malu atas nama yang ia dapati dari orangtuanya tersebut. Sebab, kentut memiliki definisi gas berbau busuk yang berasal dari dubur manusia.

Namun, penantian itu terbayarkan lantaran Kentut kini telah berganti nama menjadi Ihsan Hadi,  setelah disahkan oleh Ketua Hakim Elly Istianawati di Pengadilan Negeri Tangerang sekira pukul 09.30 WIB tadi.

"Alhamdulillah ya dikabulkan oleh pengadilan Negeri Tangerang perihal pengajuan nama saya jadi Ihsan Hadi, seneng banget perasaan saya," ucap Ihsan di ruang 5 Pengadilan Negeri Tangerang.

Ihsan datang ke pengadilan tersebut ditemani oleh seorang sanak saudaranya yang juga turut memberinya semangat moril terhadapnya.

Menurut Ihsan, sekarang ia akan lebih percaya diri memperkenalkan namanya di hadapan umum terutama bila mengurus adminsitrasi yang legal.

"Akhirnya sekarang saya bisa membuat SIM, sebelumnya malu," ujar dia.

Meski begitu, diakuinya, sejak diberitakan media nama Kentut mempengaruhi usaha dia dalam menjual mie ayam. “Iya mempengaruhi pendapatan penjualan mie ayam, sempat laris manis dagangan saya,” terangnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill