Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Konsep Smart City Kota Tangerang yang diimplementasikan dalam bentuk aplikasi untuk memudahkan kinerja internal pemerintah daerah maupun pelayanan publik, telah diadopsi sekitar 28 pemda di Indonesia.
Hari ini, Pemkab Karawang dan Bekasi juga ikut mengadopsi sistem aplikasi Pemkot Tangerang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tangerang Tabrani memaparkan langsung bagaimana penggunaan aplikasi tersebut dihadapan Bupati Karawang Cellica Nurachadiana dan Pjs Bupati Bekasi Ruddy Gandakusum.
Tabrani mengatakan, dari 174 aplikasi yang dimiliki Pemkot Tangerang, yang paling banyak diminati adalah aplikasi layanan publik yang dapat diakses melalui smarphone berbasis android seperti LAKSA, perizinan online, siap kerja dan lain-lain.
“Aplikasi yang kita miliki ada dua kelompok, yakni layanan publik dan e-gov (E-Government). Rata-rata mereka tertarik aplikasi layanan publik, karena itu sengaja mereka ambil untuk bagaimana memberikan pelayanan masyarakat yang efektif dan efisien,” jelasnya, usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pemanfaatan aplikasi Smart City Pemkot Tangerang dengan Pemkab Bekasi dan Karawang di Tangerang Live Room, Rabu (16/5/2018).
Menurut Tabrani, Pemkot Tangerang sangat terbuka untuk bekerja sama dalam pemanfaatan aplikasi tersebut. Pemda manapun boleh mengadopsinya. Adapun aplikasi yang akan digunakan nanti disesuaikan dengan kemampuan Pemda masing-masing.
“Kita kerjasama kasih aplikasi tanpa sarat, cuma MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS). Nanti pemda tersebut kirim tenaga ahli, lalu kita ajarin,” katanya.
Bupati Karawang Cellica Nurachdiana mengaku terkesan dengan berbagai aplikasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang. Menurutnya, meskipun Karawang berada di Provinsi Jawa Barat yang juga terkenal dengan Smart Citynya terutama di kota Bandung, namun dia merasa sistem Smart City di Kota Tangerang lebih cocok untuk diimplementasikan di Karawang.
"Bandung bagus, kota Tangerang juga bagus. Tentunya kami memiliki pertimbangan tersendiri untuk memilih kota Tangerang. Kami datang ke kota Tangerang setelah melakukan berbagai kajian bersama aparatur kami dan yang lebih siap kota Tangerang," jelasnya.(RAZ/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews