Connect With Us

Berbagai Masalah Jembatan Kedaung Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Mei 2018 | 19:00

Terlihat para pengguna jalan sepeda motor melintas dengan bebas di Jembatan Kedaung secara bergiliran mulai dari arah Neglasari maupun Sepatan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Jembatan Kedaung yang menghubungkan wilayah Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang dengan Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, kondisinya kian terlantar.

Meskipun jembatan yang melintasi sungai Cisadane tersebut telah rampung pada Mei 2017 lalu, namun jembatan ini belum juga difungsikan.

Belum diresmikannya jembatan tersebut  oleh Pemkot Tangerang jalan  penghubung selepas jembatan menuju Jalan Iskandar Muda di Kecamatan Neglasari belum juga dibangun dan dilebarkan. Pemerintah pun menutup kedua mulut jembatan itu dengan pembatas beton.

Sontak warga dari dua wilayah perbatasan tersebut pun kebingungan. Mereka yang ingin sekali menikmati jembatan itu difungsikan secara maksimal pun membandel.

Masyarakat sekitar terpaksa menggeser posisi beton yang menutup mulut jembatan itu hingga terbuka celah selebar satu meter sehingga dapat dilalui sepeda motor.

Berdasar pengamatan TangerangNews.com di lokasi pada Kamis (24/5/2018) sore, para pengguna jalan terkhusus sepeda motor melintas dengan bebas di jembatan itu secara bergiliran dari arah Neglasari maupun Sepatan.

Pengendara sepeda motor yang melintas di Jembatan Kedaung, Edi Junaedi mengaku terpaksa melewati jembatan itu karena jarak tempuh yang dilalui lebih praktis.

"Kalau lewat sini lebih deket, enggak risih, kan kalau dari Neglasari mau ke Sepatan enakan lewat sini soalnya sudah enggak ada jalan lain lagi kecuali naik eretan," ujarnya.(RAZ/RGI)

BANDARA
Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Senin, 7 September 2026 | 13:26

Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.

BANTEN
Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 September 2026 | 21:57

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill