200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Polisi berhasil meringkus satu di antara dua pelaku begal yang tewaskan ibu dua anak, Saripah. Pelaku berinisial R tewas ditembak mati polisi karena berupaya melawan saat dilakukan pengembangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan, rupanya R berperan sebagai joki saat melancarkan aksinya di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Pinang Kota Tangerang.
Kendati begitu, terkadang R yang merupakan resedivis kasus serupa ini juga kerap berganti-ganti peran. Hanya saja saat ingin merampas motor suami Saripah, ia bertindak sebagai joki.
"Tersangka R ini perannya joki, tapi dengan kelompok lain dia berganti peran, kadang sebagai joki kadang eksekutor, dia juga bawa belati pisau yang dibawa si DPO," ujar Argo, Kamis (19/7/2018).
Sedangkan rekannya yang masih dalam pencarian berperan sebagai eksekutor yang menembak mati ibu dua anak, Saripah.
"DPO perannya eksekutor, senjata kita temukan di TKP. Dia senjata terjatuh dan dia langsung lari," ungkap Argo.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku ditangkap polisi di Pekan Baru setelah sempat melarikan diri selama dua pekan. R juga ditembak mati polisi karena berupaya melawan saat dilakukan pengembangan di Jakarta.
R dan rekannya yang saat ini dalam pencarian berupaya merampas sepeda motor milik suami Saripah. Namun, ketika Saripah mempertahankan sepeda motornya, pelaku langsung menembak matinya di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang.(RAZ/RGI)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews