Connect With Us

Begal Pembunuh Saripah Berperan Sebagai Joki

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 19 Juli 2018 | 22:00

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan didampingi Kasat Reskrim AKBP Deddy Supriyadi meninjau tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Saripah, di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polisi berhasil meringkus satu di antara dua pelaku begal yang tewaskan ibu dua anak, Saripah. Pelaku berinisial R tewas ditembak mati polisi karena berupaya melawan saat dilakukan pengembangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan, rupanya R berperan sebagai joki saat melancarkan aksinya di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Pinang Kota Tangerang.

Kendati begitu, terkadang R yang merupakan resedivis kasus serupa ini juga kerap berganti-ganti peran. Hanya saja saat ingin merampas motor suami Saripah, ia bertindak sebagai joki.

"Tersangka R ini perannya joki, tapi dengan kelompok lain dia berganti peran, kadang sebagai joki kadang eksekutor, dia juga bawa belati pisau yang dibawa si DPO," ujar Argo, Kamis (19/7/2018).

Sedangkan rekannya yang masih dalam pencarian berperan sebagai eksekutor yang menembak mati ibu dua anak, Saripah.

"DPO perannya eksekutor, senjata kita temukan di TKP. Dia senjata terjatuh dan dia langsung lari," ungkap Argo.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku ditangkap polisi di Pekan Baru setelah sempat melarikan diri selama dua pekan. R juga ditembak mati polisi karena berupaya melawan saat dilakukan pengembangan di Jakarta.

R dan rekannya yang saat ini dalam pencarian berupaya merampas sepeda motor milik suami Saripah. Namun, ketika Saripah mempertahankan sepeda motornya, pelaku langsung menembak matinya di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Antisipasi TPPU, PPATK Awasi MBG Lewat CSR di Sekolah Khusus Tangerang

Antisipasi TPPU, PPATK Awasi MBG Lewat CSR di Sekolah Khusus Tangerang

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana tinjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk peserta didik disabilitas di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 01 Kabupaten Tangerang, Kamis 16 Juli 2026.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill