Connect With Us

22 Kali Beraksi, Komplotan ABG Penjambret Ponsel Dibekuk Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 Agustus 2018 | 17:44

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf bersama jajarannya saat menunjukan barang bukti yang di gunakan para pelaku spesialis penjambret ponsel yang sering beraksi di wilayah Tangerang, Kamis (9/8/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Komplotan penjambret ponsel yang masih berusia belia dibekuk polisi. Delapan anak baru gede (ABG) itu kini mendekam ruang tahanan Mapolsek Jatiuwung.

Delapan pelaku yaitu CD, WM, HD, YD, KV, RM, FR, KR. Mereka rata-rata berusia sekitar 15 sampai 18 tahun.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan delapan spesialis penjambret ponsel itu ditangkap dibeberapa tempat berbeda.

POLISI

Berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka telah 22 kali melancarkan aksinya di wilayah Tangerang.

"Para pelaku mengaku baru satu bulan dalam melancarkan aksinya di 22 tempat kejadian perkara (TKP)," ujarnya saat jumpa pers di Mapolsek Jatiuwung, Kamis (9/8/2018).

Dari 22 aksinya, Eliantoro merinci, 13 kali pelaku beraksi di wilayah Jatiuwung, dua kali di Karawaci, sekali di Neglasari dan  Cipondoh, tiga kali di Pasar Kemis dan dua kali di wilayah Tangerang Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali menambahkan penangkapan komplotan ini berawal saat empat pelaku yaitu CD, WM, HD dan YD sedang melancarkan aksinya secara bersamaan di Jalan Mortir II, Perum Taman Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, pada Selasa (7/8/2018) lalu.

Menurutnya, kala itu keempat pelaku menghampiri korban bernama Cecep Nugraha yang sedang asyik bermain ponselnya di pinggir Jalan.

"Para pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor menghampiri korban dan salah satu pemboncengnya merampas handphone korban," katanya.

Naas, usai merampas ponsel, pelaku tidak berhasil membawa kabur hasil jambretannya tersebut, karena CD dan WM terjatuh dari sepeda motornya.

"Sehingga WM tertangkap, sementara CD, HD dan YD berhasil melarikan diri," tuturnya.

Polisi pun mengembangkan kasus ini. Lewat WM, dengan mudah petugas pelaku yang melarikan diri tersebut.

"Kami lakukan pengembangan lagi, sehingga dalam waktu yang tidak lama ditangkap lagi empat orang temannnya yang dalam aksinya selalu bersama-sama yakni KV, RM, FR dan KR," jelas Zazali.

Polisi menyita barang bukti berupa empat unit sepeda motor, dua unit ponsel. "Para pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) huruf ke (1) dan (2) dengan ancaman 12 tahun penjara," tukasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill