Connect With Us

Diduga Sengketa Lahan Parkir, Kino Bacok Bambang di Ahmad Yani

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:00

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono bersama anggota lainnya saat menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan berupa sajam di Polsek Tangerang Kamis (16/8/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penganiayaan diduga karena sengketa lahan parkir terjadi di depan Kampus Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT), Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

Bambang, 31,  mengalami luka serius ditubuhnya setelah dibacok oleh Kino, 42, menggunakan sebilah golok.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menerangkan insiden tersebut terjadi pada Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurutnya, saat itu korban sedang duduk santai bersama rekannya. Tiba-tiba datanglah Kino sambil membawa golok yang juga ditemani empat temannya.

"Pelaku Kino menanyakan apakah betul bahwa korban sebagai orang yang sering minta uang parkir di sekitaran Ahmad Yani?" Kata Ewo.

Korban pun menjawab pertanyaan itu. Dengan santai, korban mengiyakan bahwa dirinya adalah sebagai tukang parkir di bilangan Ahmad Yani.

Namun, setelah mendengar jawaban itu, Kino marah. Emosinya memuncak. Hingga mengayunkan goloknya ke arah leher Bambang.

"Kino marah, kemudian langsung menarik baju korban sehingga terjatuh. Pas jatuh, Kino mukul golok ke bagian leher korban," terangnya.

Tak puas melukai korban dengan goloknya, Kino pun semakin membabi buta. Ia memukuli korban dengan mangkuk.

Sementara, rekan korban maupun pelaku hanya terdiam melihat insiden penganiayaan tersebut.

"Setelah itu Kino masih ambil mangkuk yang ada disana, ia pukulkan ke bagian kepala sebanyak 2 kali," papar Ewo.

Atas kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke RSUD Tangerang karena luka berat ditubuhnya.

Berselang tiga hari, pelaku diamankan petugas di lokasi yang sama sekitar pukul 10.00 WIB.

Ewo menambahkan pemicu penganiayaan tersebut adalah pelaku tidak terima bahwa korban mencari nafkah sebagai tukang parkir.

"Kino tidak terima. Dia memukulikorban dengan kondisi sadar. Diduga ada perebutan lahan parkir," papar Ewo.(MRI/RGI)

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

BANDARA
5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:59

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H, Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan langkah progresif untuk menjamin keamanan pengguna jasa.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill