Connect With Us

Hari Pahlawan, Ratusan Napi Tangerang Berbusana ala Pahlawan Kemerdekaan

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 10 November 2018 | 13:21

Para Warga Binaan Pemasyarakatan berbusana ala Pahlawan Kemerdekaan dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada hari ini, 10 November 2018, dikemas menarik oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, Tangerang.

Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berbusana ala Pahlawan Kemerdekaan dalam rangka mengikuti kegiatan bertema The Gathering of Heroes tersebut.

Dirjen Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, acara yang dilakukan serentak se-Indonesia ini diikuti oleh ratusan ribu warga pemasyarakatan dari seluruh Lapas, Rutan, dan Anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) melalui konferensi video.

Dalam kesempatan itu, Sri menyampaikan pesan Presiden RI Pertama Soekarno untuk jangan sesekali melupakan sejarah.

"Bung Karno memberi pesan kepada kita jangan pernah melupakan sejarah. Pesan tersebut memiliki maksud agar hal-hal positif yang sudah dicapai di masa lalu tidak dibuang begitu saja," ujar Sri dalam sambutannya di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Sabtu (10/11/2018).

"Menghormati jasa pahlawan bukanlah sekedar mengenang masa lalu, tetapi juga merupakan wujud rasa terima kasih kepada para pahlawan," sambung Utami.

Sri kemudian mengajak warga binaan untuk menyadari dan menghargai orang-orang pada kehidupan sehari-hari yang telah berjasa.

Seperti keluarga, tokoh masyarakat, pegawai pemerintah dan terutama Petugas Pemasyarakatan yang setiap hari memberikan pelayanan, pembimbingan dan pembinaan.

"Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk memberikan jiwa nasionalisme, patriotisme serta kesadaran dan kepedulian akan orang lain yang memiliki peran strategis untuk menjadi lebih baik, sejahtera dan bahagia," kata Sri.

Sri melanjutkan, acara The Gathering of Heroes juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat hidup baru yang lebih baik kepada seluruh warga binaan di Indonesia. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif pada masyarakat sekitar.

"Sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan yaitu re-integrasi sosial," ungkap Utami.

Senada dengannya, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Harun Sulianto menyampaikan juga bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan terhadap WBP.

"Bahkan, dalam kegiatan ini ada narapidana teroris akan mengambil bagian dengan membacakan pesan-pesan pahlawan. Ini membuktikan bahwa The Gathering of Heroes memberikan dampak yang sangat baik bagi para WBP," jelas Harun. 

Dalam rangkaian acara itu, peserta juga menyanyikan lagu-lagu kebangsaan secara serentak dan pentas seni. 

Berbagai perlombaan juga diselenggarakan antara lain lomba baca puisi kebangsaan, menyanyi lagu kebangsaan, kontes pakaian ala pahlawan dan pakaian daerah serta dan banyak lagi.(RAZ/HRU)

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill