Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Rombongan santri yang menumpangi mobil bak terbuka (pick up) mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (25/11/2018).
Saksi mata menduga kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.40 WIB itu dialami oleh dua kemungkinan, yakni karena rem blong dan sopir baru belajar menyetir.
Sebab menurut Amarudin, petugas keamanan disekitar lokasi, mobil pick up berwarna merah yang melintas dari jembatan layang itu ketika tiba diturunan terlihat oleng kemudian terguling.
"Mobilnya kira-kira rem blong soalnya jalan kencang sekitar 60 kilometer per jam. Lagian itu sopirnya bocah baru belajar," ungkapnya kepada TangerangNews.
"Dari arah atas mau turun mobil dari ujung sudah oleng. Terus mojok, terbalik tahu-tahu jatuh ada bocah ngegeletak satu anak kecil meninggal di tempat," sambung Amarudin.
Amarudin melanjutkan, mobil tersebut melintas dari arah Karang Tengah menuju Jakarta via jalur kawasan Green Lake City.
Berdasarkan informasi, para santri yang berasal dari Ponpes Miftahul Huda Semanan pimpinan KH Noval ini usai menghadiri acara Maulid Nabi di Ponpes KH Rosyid, Kampung Pondok, Karang Tengah, Kota Tangerang.
Setelah mobil itu terguling, sekitar 20 penumpang pun terpental. Menurutnya, para korban santri ini diperkirakan berumur belasan tahun dan mengalami luka-luka cukup berat.
"Umurnya pada belasan tahun itu santri. Satu orang meninggal di tempat. Nah yang selamat lukanya kebanyakan di kepala, tapi ada juga yang sadar dan kritis," ucapnya.
Petugas pun membawa para santri itu ke RS Mulia dan RSUD Tangerang. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan.(MRI/RGI)
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Masa libur sekolah menjadi momen yang banyak dimanfaatkan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews