Connect With Us

Rizal Tewas Bakar Diri di SDN Karawaci, Ini Penyebabnya

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 30 November 2018 | 17:06

Korban pembakaran diri di ruang jenazah RS Fatmawati, Jaksel. Korban dikabarkan meninggal dunia karena luka bakar disekujur tubuhnya. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Rizal Muzaki, dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Pemicu korban nekat bakar diri diduga karena depresi.

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim mengatakan, anak pedagang pecel lele berusia 19 tahun itu meninggal dunia pada Kamis (29/11/2018).

"Ketika saya besuk ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal oleh dokter RS Fatmawati pada pukul 22.00 WIB," ujarnya kepada TangerangNews.com, Jumat (30/11/2018).

Abdul mengatakan, korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Fatmawati. Namun setelah menjalani perawatan selama kurang lebih 23 jam, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

"Dia sempat sadar. Sempat bilang ke dokter kalau memang dia sengaja bakar dirinya sendiri," ucapnya.

Menurutnya, korban meninggal dunia karena luka bakar yang dideritanya cukup berat. Bahkan luka bakar itu mencapai 90 persen disekujur tubuhnya.

Masih kata Abdul, korban sengaja membakar dirinya sendiri dengan korek api gas setelah tubuhnya dilumuri minyak tanah.

Sementara soal pemicunya, lanjut Abdul, karena diduga depresi. Sebab, selama satu pekan sebelum peristiwa bakar diri itu terjadi, korban tampak terlihat murung.

"Bukan karena cinta, tapi dia mengalami depresi. Dia memang sudah satu minggu tidak mau makan serta seperti orang yang sedang bermasalah," tuturnya.

Kini, jenazah korban telah dimakamkan di daerah Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah. Pasca peristiwa ini, Abdul pun mengimbau komunikasi di dalam sebuah keluarga harus terjalin, terutama antara orang tua dengan anak.

"Kepada warga masyarakat saya imbau bahwa anak itu harus ditanya-tanya terus oleh orangtua. Biar sinergi. Komunikasi penting," imbaunya.(RMI/HRU)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:03

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang melakukan pengambilan sampel Sungai Cimanceuri yang tercemar di tiga lokasi di sekitar Kawasan Industri Milenium.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill