Connect With Us

Arief Sebut Tidak Ada RS Putus Kontrak dengan BPJS

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 9 Januari 2019 | 20:05

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan bahwa tidak ada rumah sakit di Kota Tangerang yang putus kontrak dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS). 

Menurutnya, hingga kini seluruh rumah sakit di Kota Tangerang baik dari pemerintah maupun swasta tetap melayani pasien dari peserta Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Di Kota Tangerang enggak ada (putus kontrak), semua tetap berjalan seperti biasa," jelasnya di Puskesmas Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (9/1/2019).

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tangerang, antara Kemenkes dengan BPJS telah bersepakat bahwa perpanjangan kerjasama rumah sakit yang belum terakreditasi agar tetap dapat memberikan pelayanan bagi peserta JKN-KIS dengan syarat.

Akreditasi merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga negara agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu oleh fasilitas pelayanan kesehatan sesuai amanat pasal 28H ayat (1) dan pasal 34 ayat (3) UUD Tahun 1945.

Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan standar akreditasi berupa instrumen yang mengintegrasikan kegiatan tata kelola manajemen dan tata kelola klinis guna meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dengan memperhatikan keselamatan pasien, serta meningkatkan profesionalisme rumah sakit Indonesia di mata internasional

Menurut Arief, merupakan kewajiban rumah sakit yang belum terakreditasi untuk segera memenuhinya. Ia kembali menyatakan bahwa seluruh rumah sakit di Kota Tangerang tetap bersinergi dengan BPJS. Oleh karena itu, masyarakat Kota Tangerang untuk tidak khawatir.

"Ya kan sebenarnya itu kewajiban mereka. Jadi kalau yang belum terakreditasi nanti dia kan ada masa akhirnya tuh, nah nanti dia memperpanjang. Tapi intinya di Kota Tangerang tetap melayani seperti biasa," paparnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill