Connect With Us

Pasca Dihantam Truk, JPO Karawaci Ditopang Besi Baja

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Januari 2019 | 14:23

Tampak bak truk menabrak dan tersangkut di jembatan penyeberangan orang (JPO) di KM 23.300 Tol Karawaci, Kabupaten Tangerang, Senin (14/1/2019). (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pasca insiden bak truk yang menghantam Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 23+200 arah Tangerang, PT Jasa Marga (Persero) Tbk langsung melakukan berbagai upaya penanganan.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas di lapangan juga melakukan perkuatan pada tumpuan di kolom tengah struktur JPO dengan memasang shoring (penopang) dari H Beam atau besi baja.Pihak Jasa Marga memastikan JPO tertopang dengan kokoh sehingga kendaraan di Tol Jakarta-Tangerang dapat melintas.

General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang-Cengkareng (JTC) Reza Febriano mengungkapkan, proses penguatan JPO dan pembersihan lajur akan dilakukan maksimal 24 jam. Sementara itu, untuk perbaikan permanen JPO tersebut akan dilakukan sesegera mungkin menggunakan metode penggantian struktur baja pada bagian yang mengalami kerusakan.

“Selain itu, kami juga menyiapkan petugas-petugas di lapangan untuk membantu mengarahkan para pengguna jalan tol, karena akibat kejadian ini terjadi kepadatan di sekitar lokasi,” jelasnya, Senin (14/1/2019).

Dia menjelaskan insiden ini bermula saat sebuah truk Hino dengan nomor polisi B-7419-TYT yang bermuatan kosong melintasi Jalan Tol Jakarta-Tangerang, pada pada hari Senin (14/1/2019) dini hari. Namun, tepat di bawah JPO di KM 23+200 arah Tangerang, bak truk tersangkut.

Kejadian ini dilaporkan terjadi pada pukul 02.10 WIB. Akibatnya, posisi bak yang tersangkut menyebabkan ditutupnya lajur 2 dan pengguna jalan diarahkan menggunakan lajur-lajur lainnya (bahu jalan, lajur 1, 3, dan 4) yang dapat dilintasi.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill