Connect With Us

DBD Mewabah, PMI Tangerang Jamin Stok Darah Trombosit Aman

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Februari 2019 | 19:53

Ruang Laboratorium PMI Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mewabah diberbagai daerah termasuk Kota Tangerang.

Data terakhir Dinas Kesehatan setempat, penderita penyakit musim pancaroba ini tercatat berjumlah 21 orang.

Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Tangerang pun memastikan kesiapan stok darah trombosit.

Ruang Laboratorium PMI Kota Tangerang.

TangerangNews berkesempatan mengunjungi ruang Laboratorium PMI Kota Tangerang pada Senin (18/2/2019).

Di sana, para petugas PMI sibuk mengolah darah yang masuk dari pendonor demi bisa memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit.

Dari pantauan, mereka memilah darah secara bertahap di mulai pada proses karantina, komponen, kemudian pasien service, sampling hingga pendinginan.

Petugas Pasien Service PMI Kota Tangerang, Faradillah mengatakan, pasokan maupun pengeluaran darah rata-rata per-harinya mencapai 300 kantong.

Ratusan kantong itu adalah merupakan produk darah berbeda-beda seperti WB, PRC, FFP, Trombosit dan AHF.

"Stok kita aman bahwa bisa memenuhi semua permintaan pasien pada rumah sakit," ujarnya kepada TangerangNews.

Menurut Dila, trombosit menjadi permintaan terbanyak seluruh rumah sakit di Kota Tangerang untuk memenuhi pasien penderita DBD.

Selain trombosit, permintaan darah jenis PRC pun mendominasi. Sebab, produk darah jenis ini bisa memenuhi pasien umum.

"Kalau sekarang karena DBD, permintaan trombosit kita meningkat. Tapi masih tetap bisa terpenuhi," jelasnya.

Sementara itu, Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan menambahkan bahwa pihaknya tak hanya melayani permintaan darah dari seluruh rumah sakit di Kota Tangerang.

Melainkan juga melayani permintaan yang datang dari rumah sakit di daerah lain.

"Kami juga melayani dropping rumah sakit luar daerah seperti RSUD Malimping, RSUD Banten dan Pandeglang hingga RSCM," tukasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill