Connect With Us

Rekapitulasi Suara Pemilu di Kecamatan Neglasari Rampung

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 3 Mei 2019 | 19:49

Suasanan rekapitulasi suara di GOR Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, Jumat (3/5/2019) siang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Setelah berjalan selama 14 hari akhirnya rekapitulasi suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Neglasari selesai.

Hal itu disampaikan Ketua PPK Kecamatan Neglasari Ali Sanjaya saat memberikan keterangan usai menutup rapat pleno rekapitulasi suara siang ini di GOR Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (3/5/2019).

"Alhamdulilah, sampai berakhirnya rapat pleno semua kegiatan rekapitulasi suara berjalan dengan lancar, lantaran semua disini bisa melihat dan mengawasi bersama baik dari pihak Paslon Pilpres 01 dan 02 , ditambah lagi adanya setiap utusan dari partai dan para Caleg," jelasnya.

Ia mengatakan, proses rekapitulasi perhitungan suara yang dilaksanakan sejak sejak 19 Maret hingga hari ini tidak ada masalah dan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Proses rekapitulasi dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama proses penghimpunan perolehan suara di masing-masing TPS dalam satu kelurahan dan dilanjutkan pada proses kedua yakni proses penghimpunan hasil perolehan suara dari masing-masing kelurahan di dalam satu kecamatan.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu melaksanakan proses dari tahap persiapan hingga saat ini berjalan lancar dan selesai sesuai harapan.

"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama ini, terutama dari pihak TNI dan Polri yang telah menjaga kondusifitas suasana dalam proses rekapitulasi suara selama ini," tandas Ali Sanjaya. 

Selanjutnya hasil dari rekapitulasi suara dari tingkat kecamatan Neglasari ini langsung di bawa menuju KPU Kota Tangerang untuk dilaksanakan pleno rekapitulasi suara yang akan dimulai pada tanggal 4-7 Mei 2019 di Kantor KPU Kota Tangerang. 

Pantauan di lokasi, sebanyak 14 Kotak Suara dibawa ke Kantor KPU Kota Tangerang dengan pengawalan ketat pihak kepolisian dan TNI yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Neglasari Kompol Robinson Manurung.

Sementara itu, Ketua Panwascam Neglasari Heri Fadli menambahkan pencermatan yang dilaksanakan pihak panwascam Neglasari sejak tahap pleno semua kegiatan berjalan dengan lancar.

Sehingga hari ini semua saksi dari paslon dan parpol sudah mendatangani berita acara hasil dari pleno rekapitulasi di PPK Kecamatan Neglasari. Artinya semua pihak sudah menerima hasil dan kemungkinan adanya konflik yang akan muncul dari hasil kegiatan rekapitulasi suara di PPK Kecamatan Neglasari.

"Dari pantauan kami rapat pleno rekapitulasi suara akhir di PPK berjalan dengan lancar dengan ditandatanganinya hasil rapat pleno hari ini dari semua pihak," papar Heri Fadli.(RMI/HRU)

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill