Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah
Jumat, 4 September 2026 | 13:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2018 tercatat mencapai kurang lebih Rp560 miliar.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, jumlah Silpa tahun 2018 itu turun dibandingkan tahun 2017 yang mencapai kurang lebih Rp800 miliar.
"Besaran Silpa turun Rp300 miliaran dibanding tahun lalu," ujar Arief selepas rapat paripurna di gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (27/6/2019).
Baca Juga :
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi pun menanggapi bahwa jumlah Silpa yang turun 37 persen itu sudah bagus.
"Sudah bagus, karena tidak mungkin kalau tidak ada Silpa," ucapnya.
Menurut Suparmi, jumlah Silpa yang masih mencapai Rp560 miliar itu karena berbagai faktor, seperti dana yang dikucurkan dari pusat yang tidak bisa digunakan.
"Sejauh yang sudah kita bahas kebanyakan dana dari pusat yang tidak bisa gunakan," katanya.
Suparmi menambahkan, faktor lainnya adalah permasalahan pembebasan lahan.
"Terus masalah pembebasan lahan yang masih debat antara pemilik lahan dan pemerintah karena apprasial-nya tidak sesuai," imbuhnya.
"Terus juga sisa kegiatan yang dikumpulkan dari masing-masing OPD. Nah jadinya Silpa segitu," tukasnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengaku belum mampu merekonstruksi jalan rusak secara menyeluruh pada tahun ini karena kemampuan fiskal daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews