Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan
Kamis, 2 April 2026 | 21:30
Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
TANGERANGNEWS.com-Setelah genap enam bulan dari pelantikannya sebagai Wali Kota Tangerang periode kedua, Arief R Wismansyah kembali merombak atau merotasi jabatan di pejabat di lingkungan pemkot. Kali ini, rotasi dilakukan terhadap 229 pejabat struktural.
Pengambilan sumpah dan pelantikan ratusan pejabat itu dilakukan dalam apel di Plaza Puspem Kota Tangerang, Jumat (28/6/2019) pagi.

"Sebanyak 229 pejabat struktural Pemkot Tangerang dimutasi dan dipromosikan hari ini," ujar Arief.
Adapun sejumlah pejabat eselon 2, 3 dan 4 yang lantik diantaranya Abduh Surahman yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Sementara jabatan Kepala Dinas Pendidikan dipegang Masyati yang sebelumnya Kepala Dinas Sosial.
Baca Juga :
Herman Suwarman dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Tatang Sutisna sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.
Felix Mulyawan yang sebelumnya menjabat Kabag Humas dan Protokol, kini menjabat Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra). Ahmad Ricki Fauzan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekcam Neglasari, kini mengisi posisi Kabag Humas dan Protokol.
Rizal Ridollah yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pariwisata, kini menjabat sebagai Camat Cipondoh dan Tihar Sopian yang sebelumnya Kepala Bidang Pertamanan, kini menjabat sebagai Camat Karawaci.
Kepada pejabat yang menempati posisi baru, Arief mengharapkan untuk dapat memaksimalkan kinerjanya demi pembangunan Kota Tangerang.
"Semoga di tempat yang baru dapat mengoptimalkan tugas dan fungsinya dengan baik serta mengabdikan diri untuk masyarakat Kota Tangerang," imbuhnya.(RAZ/HRU)
Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews