Connect With Us

Harga Cabai Meroket, Ini Respon Warga Kampoeng Pinkli

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 10 Juli 2019 | 17:52

Kelompok Wanita Tani menanam cabai beragam jenis di lahan pekarangannya, Kampoeng Pinkli (Pinggir Kali) RT 03/04 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Harga cabai dikabarkan tengah meroket. Warga di Kota Tangerang pun menanam 1.000 bibit cabai untuk merespon kenaikan harga itu.

Kelompok Wanita Tani menanam cabai beragam jenis itu di lahan pekarangannya, Kampoeng Pinkli (Pinggir Kali) RT 03/04 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

BACA JUGA:

"Penanaman cabai ini memang karena ibu-ibu di sini suka masak. Tapi disisi lain untuk menanggapi harga cabai yang mahal," ujar Budi Santoso, Ketua RT setempat saat ditemui di lokasi, Rabu (10/7/2019).

Budi mengatakan hasil panen cabainya nanti akan dijual ke warga di lingkungan Kampoeng Pinkli dengan harga dan jumlah yang tentu menyesuaikan.

Sementara hasil dari penjualan tersebut akan dimasukkan ke dalam kas warga yang nantinya akan digunakan untuk pemberdayaan kampung dan dimanfaatkan kembali untuk membeli bibit.

"Ini kalau panen untuk dijual dikonsumsi keluarga kalau harga cabai mahal kan di sini lebih ekonomis," tukasnya.

Sebelumnya, harga cabai di Kota Tangerang dikabarkan tengah naik. Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati mengatakan harga cabai merah keriting saat ini Rp60 ribu perkilogram-nya.

Untuk cabai merah besar Rp70 ribu perkilogram. Sementara cabai rawit merah Rp63 ribu perkilogram dan cabai rawit hijau Rp70 ribu perkilogram.

"Per 3 Juni 2019, harga cabai rata-rata Rp30 ribu. Kemudian naik jadi Rp40 ribu. Terus naik seperti harga sekarang ini," ucapnya.(MRI/RGI)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

TANGSEL
Tangsel Hanya Terapkan PJJ Sehari Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Tangsel Hanya Terapkan PJJ Sehari Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 | 18:22

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) turut memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) sementara waktu bagi seluruh satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill