Connect With Us

Ada Upaya Gagalkan Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Kendaraan Tempur di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 20 Oktober 2019 | 13:33

Kendaraan tempur jenis Intai Komodo yang di kerahkan oleh TNI untuk keamanan saat momen pelantikan presiden dan wakil presiden, Minggu (20/10/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Komandan Kodim 0506/Tangerang Kolonel Inf Wisnu Kurniawan memastikan situasi keamanan di Kota Tangerang dalam keadaan kondusif saat momen pelantikan presiden dan wakil presiden.

Pihaknya mengerahkan sejumlah kendaraan tempur jenis Intai Komodo dan Panser Anoa di titik-titik keramaian masyarakat seperti di TangCity Mal, Mal Alam Sutera, dan Living World.

BACA JUGA:

"Betul (pengerahan kendaraan tempur). Jadi, kita antisipasi pengamanan pelantikan presiden karena dari analisa intelijen akan ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan presiden," ujarnya kepada TangerangNews, Minggu (20/10/2019).

Selain kendaraan tempur, kata Wisnu, pihaknya juga menerjunkan personel sebanyak lima satuan setingkat kompi (SSK) di wilayah Tangerang termasuk di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Wisnu, pihaknya melakukan pencegahan pengamanan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini salah satu preventif kita," jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap beraktifitas seperti biasanya saat menjelang maupun berlangsungnya pelantikan. Ia memastikan situasi keamanan di Tangerang dalam keadaan kondusif.

"Tentunya harapan kami pelaksanaan pelantikan presiden akan aman karena ini merupakan kebanggaan, kehormatan bagi bangsa. Apalagi ini menjadi pusat perhatian dunia sehingga harus aman. Ada TNI-Polri yang semaksimal mungkin menciptakan situasi kondusif," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:11

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill