Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com—Kota Tangerang belum meraih predikat Kota Layak Pemuda di 2019 ini dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengaku tak mempermasalahkan bila kota bermotto Akhlakul Karimah ini tak menyabet predikat Kota Layak Pemuda 2019.
"Tidak ada masalah. Kita semua saling berlomba-lomba untuk bisa memberikan kontribusi terbaik," jelas Arief kepada TangerangNews usai deklarasi 1.000 Kampung Pemuda di GOR Tangerang, Senin (28/10/2019).
Arief mengatakan, pihaknya tidak mengejar predikat sebagai Kota Layak Pemuda. Namun lebih fokus mengembangkan 1.000 Kampung Pemuda yang baru saja diluncurkan sebagai implementasi program Kampung Kita atau kampung tematik.
"Maka, hari ini komitmen kita bukan mengejar penghargaan," ungkapnya.
BACA JUGA:
Menurut Arief, peluncuran 1.000 Kampung Pemuda ini dapat mengentaskan permasalahan sosial yang kerap dialami para pemuda, seperti penyalahgunaan narkoba dan pengangguran.
Selain dapat menghindari segala hal negatif yang dapat merusak masa depan, kata Arief, Kampung Pemuda diharapkan menjadi wadah bagi pemuda untuk melakukan hal-hal positif.
"Konkret dengan masyarakat, bagaimana menciptakan kampung-kampung muda yang bukan cuma menjauhkan dari hal-hal negarif, tapi juga berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara," pungkasnya.
Diketahui, Penghargaan Kota Layak Pemuda 2019 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga diraih Kota Pontianak.(MRI/RGI)
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews