Connect With Us

Perlengkapan Sekolah Siswa di Tangerang Rusak Diterjang Banjir, Kalpati Salurkan Bantuan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Januari 2020 | 08:57

Pengurus Kalpita Ery Yudha, saat meneyerahkan bantuan logistik untuk para korban banjir ke pihak Desa Cikasungka. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dampak musibah banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, hingga kini masih dirasakan masyarakat. Salah satunya dialami warga di Kampung Parung Babakan, Desa Cikasungka Kecamatan Solear.

Sisa terjangan banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian ini terlihat dengan jelas, seperti kerusakan lahan pertanian, pemukiman warga, peralatan rumah tangga dan peralatan sekolah anak-anak yang turut hancur.

Melihat dampak banjir tersebut, membuat Yayasan Keluarga Alumni Patigat (Kalpati) Gajah Tunggal, bersama Yayasan Gerakan Seratus Rupiah (Geser) tergerak menyerahkan bantuan peralatan sekolah, selimut dan pakaian untuk para korban.

Pengurus Kalpita Ery Yudha, saat meneyerahkan bantuan logistik untuk para korban banjir ke pihak Desa Cikasungka.

Bantuan peralatan sekolah berupa tas, buku tulis, pakaian dalam, selimut dan makanan diberikan pengelola yayasan ke pihak Desa Cikasungka.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Kalpita juga menyalurkan air bersih untuk masyarakat, mengingat para korban banjir masih kesulitan air.

"Kita melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak saat ini, selain menyalurkan air bersih kita juga memberikan bantuan peralatan sekolah untuk anak-anak yang turut terdampak ini. Tidak hanya itu, kita juga memberikan bantuan pakaian dan makanan," terang Pengurus Kalpita Ery Yudha, Kamis (9/1/2019).

Ery mengakui banyaknya peralatan sekolah yang rusak milik anak-anak menjadi keprihatinan tersendiri, dimana mereka kehilangan buku bacaan dan buku tulis untuk belajar.

"Kami berharap bantuan alat sekolah ini dapat membangkitkan semangat adik-adik untuk kembali masuk sekolah, meski dengan peralatan yang terbatas. Jangan sampai musibah ini memupuskan cita-cita anak-anak Cikasungka untuk mewujudkan cita-citanya,” paparnya.

Ery Yudha menjelaskan, selain di Kabupaten Tangerang, Kalpita juga menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kota Tangerang dan Kabupaten Lebak.(RAZ/HRU)

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Ayah dan Anak Terduga Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Ditangkap saat Hendak Kabur ke Jateng

Ayah dan Anak Terduga Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Ditangkap saat Hendak Kabur ke Jateng

Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:11

Dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang pedagang cilok di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berhasil diamankan polisi saat hendak melarikan diri ke Jawa Tengah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill